Indonesia Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Standar Ganda HAM di Papua
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia terus berupaya menepis tudingan miring komunitas internasional terkait isu hak asasi manusia (HAM) di Papua. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Ruddya…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia terus berupaya menepis tudingan miring komunitas internasional terkait isu hak asasi manusia (HAM) di Papua.
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Ruddyard, menegaskan adanya standar ganda dari sejumlah lembaga nonpemerintah (NGO) di Jenewa.
Menurut Febrian, tekanan besar datang dari NGO luar kawasan Global Selatan yang kerap menyoroti konflik di negara berkembang. Namun, ketika aparat Indonesia menjadi korban, isu tersebut justru diabaikan, dilansir pada 14 Oktober 2025.
Febrian menjelaskan, Perutusan Tetap RI (PTRI) di Jenewa secara aktif memberikan informasi seimbang mengenai situasi HAM di Papua. PTRI juga mengajak NGO untuk berdialog dan memahami fakta di lapangan, termasuk kasus penyerangan terhadap aparat.
Ia menegaskan, diplomasi Indonesia akan terus berjalan untuk memastikan dunia mengetahui bahwa pelanggaran HAM juga bisa dilakukan oleh aktor nonnegara, bukan hanya negara. “Selama ini perhatian lebih banyak ke pelanggaran oleh negara, padahal pelaku nonnegara pun banyak melakukan kekerasan,” tuturnya.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.