Fakta Nasional

Inovasi WhatsApp: Kini Bisa Chat dengan Pengguna Tanpa Akun!

FAKTANASIONAL.NET - Platform pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah menyiapkan fitur revolusioner bertajuk 'Guest Chat'. Fitur ini memungkinkan pengguna yang tidak memiliki akun WhatsApp sama sekali untuk bergabung dalam percakapan melalui tautan w…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 March 2026 📖 1 menit
Inovasi WhatsApp: Kini Bisa Chat dengan Pengguna Tanpa Akun!
WhatsApp Coba Fitur Baru untuk Chat Tanpa Akun/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Platform pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah menyiapkan fitur revolusioner bertajuk 'Guest Chat'.

Fitur ini memungkinkan pengguna yang tidak memiliki akun WhatsApp sama sekali untuk bergabung dalam percakapan melalui tautan web yang aman. Kabar yang beredar pada Rabu, 18 Maret 2026, menyebutkan bahwa fitur ini sudah mulai diuji coba terbatas.

Langkah ini dipandang sebagai strategi besar Meta untuk memperluas jangkauan komunikasinya tanpa memaksa semua orang melakukan registrasi akun yang rumit.

Peserta tamu dapat masuk ke ruang obrolan melalui undangan atau tautan yang dibagikan oleh pengguna terdaftar. Menariknya, meskipun statusnya "tamu", keamanan tetap terjamin berkat enkripsi end-to-end.

Sistem akan menghasilkan pengidentifikasi unik saat tamu bergabung untuk memastikan pesan tidak bisa diintip oleh pihak ketiga, memberikan standar keamanan yang sama dengan obrolan biasa.

Namun, perlu dicatat bahwa 'Guest Chat' hanyalah solusi perpesanan sementara. Fitur ini tidak mendukung obrolan grup, panggilan suara/video, maupun pengiriman media seperti foto dan dokumen.

Selain itu, WABetaInfo membocorkan bahwa obrolan tamu akan kedaluwarsa secara otomatis jika tidak ada aktivitas selama 10 hari, demi menjaga privasi dan kebersihan data aplikasi.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK