Fakta Nasional

Integrasi Raksasa: Pertamina Umumkan Merger Subholding Downstream

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Langkah besar diambil PT Pertamina (Persero) dalam menyederhanakan struktur bisnisnya. Tiga anak usaha besar, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shippi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 04 February 2026 📖 1 menit
Integrasi Raksasa: Pertamina Umumkan Merger Subholding Downstream
PT Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan armada tangki dan jam operasional depo untuk mempercepat penyaluran BBM guna mengantisipasi antrean di tingkat retail./Dok. Ist.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Langkah besar diambil PT Pertamina (Persero) dalam menyederhanakan struktur bisnisnya.

Tiga anak usaha besar, yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS), resmi akan dilebur menjadi satu wadah besar bernama Subholding Downstream (SHD).

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengungkapkan bahwa proses streamlining ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Fokus utamanya adalah mempercepat swasembada energi dengan mengurangi kompleksitas operasional yang selama ini dianggap terlalu berbelit. Dengan penggabungan ini, pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih lincah dan kompetitif di pasar global.

Meski nama Mars Ega Legowo Putra santer disebut akan memimpin SHD, pengamat energi dari CERI, Yusri Usman, mengingatkan agar Danantara Indonesia berhati-hati dalam proses seleksi.

Mengingat kapitalisasi tiga perusahaan yang digabung sangat fantastis, rekam jejak pimpinan terpilih harus benar-benar bersih dan kompeten demi menjaga stabilitas integrasi bisnis hilir ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK