Fakta Nasional

Iran Tak Tolelir Serangan Israel ke Lebanon dan Gaza, AS Potensial Ditendang dari Asia Barat!

Oleh: Teuku Zulkifli Usman (Cendekiawan Muslim) IRAN selalu membalas setiap serangan AS, bahkan sekecil apapun serangan itu dilakukan. Cara Iran beradaptasi dengan situasi baru saat ini terhitung cepat, masa-masa ceasefire dengan AS terus berlangsun…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 11 June 2026 📖 2 menit
Iran Tak Tolelir Serangan Israel ke Lebanon dan Gaza, AS Potensial Ditendang dari Asia Barat!
) -->

Oleh: Teuku Zulkifli Usman (Cendekiawan Muslim)

IRAN selalu membalas setiap serangan AS, bahkan sekecil apapun serangan itu dilakukan.

Cara Iran beradaptasi dengan situasi baru saat ini terhitung cepat, masa-masa ceasefire dengan AS terus berlangsung, tapi secara substansial Iran dan AS masih berperang.

AS terus berupaya melakukan serangan untuk menekan Iran ke meja runding negosiasi, tapi nyatanya Iran sama sekali tidak menyerah.

Setiap serangan yang dibalas langsung oleh Iran, telah memperlihatkan wajah perubahan signifikan dalam lanskap Geopolitik di timur tengah dan Asia Barat.

China dan Rusia terus mensupport Iran walaupun tidak secara terang-terangan dan tidak secara langsung dengan bantuan senjata.

Tapi dengan kekalahan AS dalam perang ini, China dan Rusia berpeluang mensupport Iran lebih besar lagi di hari-hari mendatang. Iran adalah Medan konter hegemoni China dan Rusia di timur tengah melawan AS setelah Venezuela tumbang dan Kuba yang terancam.

Trump berharap bisa melakukan deal dengan Iran, bahkan di tahap ekstrem, AS siap mengorbankan Israel demi tercapainya negosiasi dengan Iran.

Tapi Iran tetap bersikukuh bahwa jika Lebanon masih terbakar, Gaza masih terbakar, maka perang dengan AS tidak akan berhenti.

Iran menuntut stop perang di semua front termasuk Gaza dan Lebanon. Jika tidak, maka tidak akan ada stop perang sama sekali dengan AS dan Israel.

Pengumuman Iran saat ini yang memutuskan menutup total Selat Hormuz kembali untuk seluruh aktivitas apapun. Akan segera menekan harga energi global yang tidak akan bisa dibendung.

Harga minyak akan segera naik dan akan memukul semua orang, termasuk harga minyak di Indonesia. AS bertanggung jawab penuh bersama Israel atas situasi ini dan esok hari.

Iran juga mengumumkan akan memperluas operasi militer di laut, Iran akan menembak semua kapal yang bukan hanya melintas Selat Hormuz, tapi sekarang, melintas di Laut oman juga akan kena rudal.

Itu karena AS selama ini mengganggu jalur perairan itu untuk tujuan blokade terhadap Iran. Ini dilakukan Iran setelah AS menyerang Pulau sirik, bandar Abbas,dan pulau Oeshm kemarin. Sekali lagi, AS yang bertanggung jawab atas semua kekacauan ini.

Wajah timur tengah dan Asia Barat akan berubah drastis di masa-masa mendatang, seperti yang pernah saya sampaikan bulan lalu dalam sebuah artikel saya, bahwa setelah perang ini, AS akan ditendang dari Asia Barat secara geopolitik. China dan Rusia akan menendang AS dengan memakai kaki Iran.

Bisa dipastikan, bahwa jika Trump menginginkan Iran menyerah, maka Trump harus siap gigit jari, bahwa Iran tidak akan menyerah dan tidak akan melakukan deal apapun dengan AS, bahkan sampai masa jabatan Trump berakhir.

Trump harus paham betul, Iran bukan arab, Iran tidak memiliki DNA arab, pemimpin Iran bukan mental pemimpin dunia Islam yang lain.

Iran adalah Iran, Iran tidak akan tunduk dan tidak punya pilihan menyerah dengan Israel atau dengan AS, atau bahkan dengan siapapun yang mencoba menundukkan Iran. Ini sudah dibuktikan Iran hampir 50 tahun terakhir ini.

Tengku Zulkifli Usman


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK