Fakta Nasional

Israel dan Palestina Mulai Bahas Usulan Gencatan Senjata dari Presiden AS Donald Trump

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Israel dan Palestina resmi memulai pembicaraan terkait rencana gencatan senjata yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Negosiasi tidak langsung antara kedua pihak itu dimulai pada Senin malam,…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 October 2025 📖 1 menit
Israel dan Palestina Mulai Bahas Usulan Gencatan Senjata dari Presiden AS Donald Trump
Dampak gempuran Israel terhadap Gaza, Palestina/net

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET - Israel dan Palestina resmi memulai pembicaraan terkait rencana gencatan senjata yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Negosiasi tidak langsung antara kedua pihak itu dimulai pada Senin malam, 6 Oktober, di Kairo, Mesir.

Proses dialog tersebut difasilitasi oleh Amerika Serikat, Qatar, Mesir, dan Turki, dan diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Menurut seorang pejabat yang mengetahui jalannya perundingan, fokus utama pembahasan mencakup mekanisme pelaksanaan gencatan senjata di Jalur Gaza serta proses transisi kekuasaan dari kelompok Hamas menuju entitas pemerintahan yang lebih moderat dan diakui komunitas internasional.

Presiden Trump menyebut negosiasi ini ditargetkan selesai dalam dua hingga tiga hari, sambil mendesak kedua pihak agar segera mencapai kesepakatan. Dalam wawancara dengan CNN, Trump memperingatkan bahwa Hamas berisiko menghadapi kehancuran total apabila menolak menyerahkan kekuasaan di Gaza.

Sebelumnya, pada Jumat lalu, Trump juga secara terbuka meminta Israel menghentikan kampanye pengeboman di wilayah Gaza. Namun, pasca pernyataan itu, serangan udara masih berlanjut dan menewaskan lebih dari 100 warga Palestina.

Warga Gaza yang ditemui di lokasi melaporkan kondisi kehancuran di berbagai wilayah serta menyuarakan harapan agar gencatan senjata dapat segera tercapai secara adil dan berkelanjutan.

Sementara itu, aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, turut menjadi sorotan setelah dideportasi oleh otoritas Israel. Thunberg diketahui ikut dalam misi armada bantuan kemanusiaan untuk Gaza dan sempat ditahan beberapa hari sebelum akhirnya dipulangkan ke Yunani pada Senin malam, sebagaimana dikonfirmasi Kementerian Luar Negeri Israel.[zul]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK