Fakta Nasional

Isu Pembatasan Pertalite Per 1 Juni 2026 Dipastikan Hoaks, Pertamina: Kuota Tetap Normal

FAKTANASIONAL.NET — PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di pasaran. Skema pembelian BBM bersubsidi ini dipastikan masih tetap berjalan normal seperti…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 26 May 2026 📖 2 menit
Isu Pembatasan Pertalite Per 1 Juni 2026 Dipastikan Hoaks, Pertamina: Kuota Tetap Normal
Ilustrasi BBM di SPBU - Petugas SPBU saat melayani pengisian BBM jenis Pertalite kepada pengendara. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan informasi yang beredar terkait pelarangan atau pembatasan Pertalite untuk jenis kendaraan tertentu per 1 Juni 2026 adalah tidak benar atau hoak…
) -->

FAKTANASIONAL.NET — PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di pasaran. Skema pembelian BBM bersubsidi ini dipastikan masih tetap berjalan normal seperti sedia kala.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya belum menerima rencana maupun regulasi baru dari pemerintah pusat terkait pemangkasan volume distribusi jenis bahan bakar khusus penugasan (JBKP) tersebut.

"Dapat dipastikan adalah sampai dengan saat ini bahwa dari pemerintah tidak ada rencana untuk pengurangan Pertalite," ujar Roberth saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (26/5).

Baca Juga: Dentuman Hebohkan Warga, Kapal Bintang Energi Diduga Meledak di Depot Pertamina Pontianak Utara

Tepis Kabar Viral di Media Sosial

Pernyataan resmi ini sekaligus menepis kabar burung yang masif beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Isu tersebut mengeklaim akan adanya pembatasan pembelian Pertalite secara ketat berdasarkan merek ataupun kapasitas mesin (cc) kendaraan yang akan diberlakukan serentak mulai 1 Juni 2026.

Roberth secara tegas melabeli informasi pelarangan operasional bagi kendaraan tertentu tersebut sebagai berita bohong atau hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Seperti halnya info yang tidak benar bahwa per 1 Juni kendaraan tertentu dilarang menggunakan Pertalite," imbuh Roberth.

Program Subsidi Tepat Bukan Pembatasan

Roberth kembali menggarisbawahi bahwa posisi Pertamina Patra Niaga adalah sebagai badan usaha yang mengemban mandat menyalurkan energi nasional. Oleh karena itu, seluruh kebijakan teknis di lapangan akan selalu patuh pada instruksi resmi eksekutif.

"Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merek kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan," jelasnya lewat keterangan tertulis.

Ia menambahkan bahwa operasional di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap berjalan kondusif. Adapun program "Subsidi Tepat" yang saat ini tengah digulirkan melalui pencatatan digital murni bertujuan untuk memperbaiki tata kelola distribusi agar subsidi negara tepat sasaran.

Sistem ini sama sekali tidak berkaitan dengan narasi daftar hitam (blacklist) kendaraan yang viral di jagat maya.

Di akhir keterangannya, Pertamina Patra Niaga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dan selalu memverifikasi ulang setiap informasi melalui kanal resmi korporasi atau pembuat kebijakan sebelum menyebarkannya di ruang digital.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Gelar Operasi Pasar Sediakan 6000 Paket Sembako Subsidi Jelang Iduladha

Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK