Jasa Marga & LPPOM MUI Gelar Bimtek Sertifikasi Halal untuk 35 UMKM Rest Area Tol Batang–Semarang
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmen pemberdayaan UMKM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) sertifikasi halal bekerja sama dengan Lembag…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmen pemberdayaan UMKM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) sertifikasi halal bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).
Kegiatan ini diadakan di Kampoeng UMKM Travoy KM 379A Jalan Tol Batang–Semarang, diikuti oleh 35 pelaku usaha kuliner dan produk pendukung rest area.
Menurut Corporate Social Responsibility Department Head Jasa Marga, Andina Rahmasari, “Sertifikasi halal penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Melalui pendampingan LPPOM MUI, kami berharap UMKM mitra binaan dapat meningkatkan mutu produk, memperkuat kepercayaan konsumen, dan mendorong pertumbuhan penjualan” (21/5/2025).
Bimbingan teknis difokuskan pada penyesuaian proses produksi sesuai standar syariah, mulai dari pemilihan bahan baku, kebersihan alat masak, hingga dokumentasi manajemen halal. Direktur LPPOM MUI Jakarta, Deden Edi
Sutisna, menegaskan, “Sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan jaminan yang wajib dimiliki setiap produk makanan dan minuman. Kami hadir untuk mempermudah pelaku usaha menjalani kewajiban ini.”
Region Head IV PT Jasamarga Related Business, Angga Dwi Utama, menjelaskan bahwa keberadaan UMKM bersertifikat halal di rest area menambah daya tarik dan kenyamanan bagi pengguna jalan tol.
“Rest area bukan sekadar tempat istirahat, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan jaminan halal, kami memberikan nilai tambah bagi konsumen dan mitra usaha.” Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menambahkan bahwa hingga kini lebih dari 46 UMKM di wilayah Cipularang, Transjawa, dan Jabodetabek telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal, dan program ini akan diperluas ke seluruh rest area Jasa Marga Group.
Inisiatif ini diharapkan dapat menaikkan kelas UMKM lokal, membuka akses pasar lebih luas, dan mendukung realisasi jalan tol berkelanjutan yang ramah ekonomi dan budaya.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.