Fakta Nasional

Jejak Harta Rp 79 Miliar Ade Kuswara, Bupati Termuda Bekasi yang Terseret Kasus Suap KPK

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dunia politik Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan penetapan Bupati Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka oleh KPK. Ade bersama ayahnya, HM Kunang, diduga terlibat dalam kasus suap, dilansir pada 21 Desember 2025. Sosok Ade…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 21 December 2025 📖 1 menit
Jejak Harta Rp 79 Miliar Ade Kuswara, Bupati Termuda Bekasi yang Terseret Kasus Suap KPK
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dunia politik Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan penetapan Bupati Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka oleh KPK. Ade bersama ayahnya, HM Kunang, diduga terlibat dalam kasus suap, dilansir pada 21 Desember 2025.

Sosok Ade Kuswara sendiri merupakan pemegang rekor sebagai Bupati termuda dalam sejarah Bekasi, yang dilantik pada Februari 2025 saat masih berusia 31 tahun.

Menariknya, Ade memecahkan rekor pendahulunya, Neneng Hasanah Yasin, yang juga sempat terjerat kasus hukum serupa beberapa tahun silam.

Sebelum menduduki kursi nomor satu di Bekasi, Ade berkarier sebagai anggota DPRD. Namun, masa kepemimpinannya kini harus berhadapan dengan proses hukum di lembaga antirasuah terkait dugaan gratifikasi atau suap yang melibatkan keluarganya.

Berdasarkan laporan harta kekayaan (LHKPN), Ade tercatat memiliki total aset fantastis senilai Rp 79,1 miliar. Sebagian besar hartanya berupa 31 bidang tanah yang tersebar di wilayah Bekasi, Karawang, hingga Cianjur senilai Rp 76,5 miliar.

Selain itu, koleksi kendaraannya mencakup Mitsubishi Pajero Sport, Jeep Wrangler, hingga Ford Mustang mewah senilai miliaran rupiah tanpa catatan utang sedikit pun.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK