Jejak Kelam Mafia: Dari Pelindung Rakyat Sisilia Menjadi Penguasa Dunia Bawah
Indonesia Harus Waspada! FAKTANASIONAL.NET - Siapa sangka, sindikat kejahatan terorganisir paling ditakuti di dunia berawal dari sebuah niat mulia? Berdasarkan catatan historis yang telah banyak dirangkum dalam berbagai laporan jurnalistik, akar maf…
Dengarkan Ringkasan
Indonesia Harus Waspada!
FAKTANASIONAL.NET - Siapa sangka, sindikat kejahatan terorganisir paling ditakuti di dunia berawal dari sebuah niat mulia?
Berdasarkan catatan historis yang telah banyak dirangkum dalam berbagai laporan jurnalistik, akar mafia sejatinya tumbuh di Pulau Sisilia, Italia, tepatnya pada pertengahan abad ke-19.
Jauh sebelum lekat dengan citra kekerasan dan kejahatan brutal, kelompok ini awalnya didirikan secara mandiri oleh penduduk lokal sebagai sebuah milisi swasta.
Tujuannya saat itu sangat jelas, yakni untuk melindungi tanah dan keluarga mereka dari invasi bangsa asing serta kesewenang-wenangan pemerintah penguasa.
Fakta menariknya, istilah "mafioso" pada masa lalu sama sekali tidak memiliki konotasi kriminal. Sebutan tersebut justru secara eksklusif disematkan kepada figur pemberani yang rela menentang otoritas pusat demi bertindak sebagai pelindung bagi masyarakat kelas bawah.
Transformasi drastis mulai terjadi saat Italia memasuki masa transisi kekuasaan yang memicu terjadinya kekosongan hukum di berbagai wilayah.
Mengambil keuntungan dari situasi politik yang tak menentu ini, warga Sisilia merapatkan barisan dengan membentuk serikat pelindung lokal yang kelak dikenal luas sebagai cikal bakal kelompok Cosa Nostra.
Namun, seiring berjalannya waktu, motif mulia mereka perlahan menyimpang. Komunitas pelindung ini berubah menjadi sindikat pemeras yang secara paksa memungut uang keamanan dari warga, bahkan tak segan menegakkan hukum rimba mereka sendiri.
Jejak kelompok ini semakin mendunia ketika gelombang besar imigran asal Sisilia membawa sistem mafia ke daratan Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 menuju awal abad ke-20.
Di negeri Paman Sam, sindikat ini tumbuh subur, meraup keuntungan fantastis terutama selama era pelarangan alkohol atau masa Prohibition diberlakukan.
Hal yang membuat jaringan ini begitu solid dan sangat sulit ditembus oleh aparat penegak hukum adalah ketaatan mutlak mereka pada Omertà.
Sumpah kehormatan yang sakral ini memaksa setiap anggota untuk mengunci rapat mulut mereka dari segala bentuk campur tangan polisi, menjadikan mafia sebagai organisasi bawah tanah paling tertutup.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.