Fakta Nasional

Jokowi Bela Proyek Whoosh, Rocky Gerung: Itu Upaya Cari Pembenaran

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) kembali menjadi pusat perhatian publik. Sorotan tajam muncul terkait besarnya utang proyek yang dinilai membebani keuangan negara. Menanggapi hal ini, Mantan Presiden Joko Wid…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 31 October 2025 📖 1 menit
Jokowi Bela Proyek Whoosh, Rocky Gerung: Itu Upaya Cari Pembenaran
Kereta Cepat Whoosh/Dok. KCIC.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) kembali menjadi pusat perhatian publik. Sorotan tajam muncul terkait besarnya utang proyek yang dinilai membebani keuangan negara. Menanggapi hal ini, Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara dan memberikan pembelaan.

Dalam pernyataannya, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan Whoosh bukanlah sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang. Ia berdalih bahwa proyek ini dirancang untuk membawa dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, kerugian produktivitas akibat kemacetan parah di koridor metropolitan Jakarta dan Bandung jauh lebih besar nilainya dibandingkan biaya proyek itu sendiri.

Pernyataan Jokowi ini muncul di tengah pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum terkait dugaan penyimpangan dalam proyek strategis nasional tersebut.

Kritik Tajam dari Pengamat Politik

Pandangan Jokowi tersebut segera mendapat respons keras dari pengamat politik, Rocky Gerung. Melalui kanal Youtube miliknya, Kamis (30/10/2025), Rocky menilai komentar Jokowi justru menunjukkan adanya upaya defensif untuk mencari pembenaran atas kebijakan yang kini sedang disorot tajam.

“Pada akhirnya Presiden Jokowi terpancing berkomentar soal kereta cepat. Itu penanda bahwa ada sesuatu yang dia antisipasi,” ujar Rocky. Ia menilai respons Jokowi ini sebagai upaya untuk menghindar dari sorotan publik yang kini berfokus pada dugaan korupsi. Rocky bahkan menyebut isu kereta cepat ini lebih efektif menyorot citra Jokowi dibandingkan isu dinasti politik atau ijazah palsu sebelumnya.

Fokus pada Dugaan Korupsi, Bukan Manfaat Sosial

Rocky Gerung menegaskan bahwa perdebatan publik saat ini bukanlah soal penting atau tidaknya modernisasi transportasi publik. Fokus utamanya, menurut Rocky, adalah pada dugaan penyimpangan anggaran dan potensi korupsi dalam proyek tersebut.

"Yang penting soal ini sudah masuk di dalam wacana korupsi karena KPK sudah turun tangan,” tambahnya. Rocky menekankan bahwa masalah utamanya adalah potensi kerugian negara yang mungkin disebabkan oleh salah perencanaan, dugaan mark-up, atau cash back. "Jadi masalahnya bukan keuntungan sosial, tapi kerugian yang disebabkan oleh salah perencanaan," tegasnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK