Fakta Nasional

Jurus Jitu Prabowo Tekan Kemiskinan dan Bidik Pertumbuhan 8 Persen

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata. Dalam Rapat Paripurna di Gedung MPR/DPR Jakarta pada Rabu (20/5/2026), Prab…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 20 May 2026 📖 1 menit
Jurus Jitu Prabowo Tekan Kemiskinan dan Bidik Pertumbuhan 8 Persen
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada peningkatan kesejahteraan rakyat secara nyata.

Dalam Rapat Paripurna di Gedung MPR/DPR Jakarta pada Rabu (20/5/2026), Prabowo meyakini bahwa tata kelola fiskal yang kuat akan berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di tahun 2027. Berdasarkan lansiran media, target ambisius telah disiapkan.

Angka kemiskinan diproyeksikan turun drastis ke level 6,0% hingga 6,5%, jauh lebih baik dari target tahun 2026 yang berada di rentang 6,5%-7,5%. Sejalan dengan hal itu, tingkat pengangguran juga ditargetkan menyusut menjadi 4,3% hingga 4,87%.

Tidak berhenti di situ, pemerintah turut membidik penciptaan lapangan kerja formal hingga 40,81% serta mendongkrak indeks kesejahteraan petani ke angka 0,8038 demi mewujudkan keadilan sosial yang merata.

Untuk menopang target kesejahteraan tersebut, sektor energi dan stabilitas ekonomi memegang peranan vital. Pemerintah menetapkan asumsi harga minyak mentah Indonesia di angka US$ 70-95 per barel pada 2027.

Selain itu, target lifting minyak mentah didorong mencapai 602.000-615.000 barel per hari, bersamaan dengan produksi gas bumi di kisaran 934.000-977.000 barel setara gas per hari.

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan fiskal yang prudent (hati-hati) dan moneter yang disiplin akan menjaga inflasi di level 1,5%-3,5% dan menstabilkan nilai tukar rupiah.

Melalui strategi ekonomi yang terukur dan berkelanjutan ini, Presiden optimis pertumbuhan ekonomi 2027 akan mencapai 5,8% hingga 6,5%, yang sekaligus menjadi batu loncatan penting untuk menggapai visi besar pertumbuhan ekonomi 8% pada tahun 2029 mendatang.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK