Fakta Nasional

Kabar Gembira! Kemnaker Hapus Batas Lulusan di Pelatihan Vokasi 2026

FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membawa angin segar bagi pencari kerja dengan menghapus batasan tahun kelulusan pada Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1. Keputusan yang diumumkan pada Sabtu, 21 Maret 2026 ini, m…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 22 March 2026 📖 1 menit
Kabar Gembira! Kemnaker Hapus Batas Lulusan di Pelatihan Vokasi 2026
Kabar Gembira! Kemnaker Hapus Batas Lulusan di Pelatihan Vokasi 2026/(Humas: Kemnaker)

FAKTANASIONAL.NET - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membawa angin segar bagi pencari kerja dengan menghapus batasan tahun kelulusan pada Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1.

Keputusan yang diumumkan pada Sabtu, 21 Maret 2026 ini, memungkinkan lulusan SMA/SMK/MA lama untuk kembali bersaing.

Langkah strategis ini menargetkan 20.000 peserta guna memperkecil jurang kompetensi antara pencari kerja dan kebutuhan industri saat ini.

Direktur Jenderal Binalavotas, Darmawansyah, menyatakan bahwa kebijakan ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memfasilitasi siapa pun yang ingin berkembang.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform skillhub.kemnaker.go.id.

Program ini tidak lagi terbatas bagi lulusan tahun 2023-2025 saja, sehingga masyarakat yang sudah lama lulus namun membutuhkan reskilling dapat ikut mendaftar sebelum batas akhir 24 Maret 2026.

Peserta yang lolos akan mendapatkan beragam benefit menarik, mulai dari pelatihan dan konsumsi gratis, uang transportasi, hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain ilmu praktis, lulusan akan dibekali sertifikat kompetensi dari BNSP yang diakui secara nasional.

Pelatihan ini tersebar di berbagai Balai Latihan Kerja (BLK) milik pusat maupun daerah dengan skema link and match yang sesuai kebutuhan dunia usaha.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK