Fakta Nasional

Kalapas Cibinong Akui Rumah Dinas Tak Dilengkapi CCTV

FAKTANASIONAL.NET - Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putanto, mengakui rumah dinas Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, tidak dilengkapi kamera pengawas atau CCTV. Pengakuan tersebut disampaikan Wisnu saat mengikuti Rapat…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 29 September 2026 📖 1 menit
Kalapas Cibinong Akui Rumah Dinas Tak Dilengkapi CCTV
Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat/(Foto: tangkap layar YouTube/@LapasKelasIIACibinong)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putanto, mengakui rumah dinas Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, tidak dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.

Pengakuan tersebut disampaikan Wisnu saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Senin, 28 September 2026.

Dalam rapat itu, anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif Wibowo menanyakan keberadaan CCTV di area rumah dinas Lapas Cibinong.

"Tidak ada, bapak," jawab Wisnu, dikutip dari Liputan6.

Wisnu menjelaskan, CCTV yang dipasang pihak lapas selama ini berada di area blok hunian. Menurutnya, pemasangan kamera pengawas memang difokuskan pada area tersebut.

Yanuar kemudian mempertanyakan alasan rumah dinas tidak mendapatkan fasilitas pengawasan serupa. Terlebih, Wisnu telah menjabat sekitar tiga tahun sebagai Kalapas Cibinong.

"Karena CCTV yang kami pasang hanya di blok-blok dalam," ujar Wisnu.

Saat ditanya apakah keberadaan CCTV penting untuk pengamanan, Wisnu menjawab singkat, "Penting."

Yanuar lalu mempertanyakan mengapa pemasangan CCTV tidak dilakukan jika fasilitas tersebut dinilai penting. Ia juga menegaskan bahwa pengadaan kamera pengawas bukan semata-mata untuk kebutuhan warga binaan.

"Tidak, bapak," jawab Wisnu.

Yanuar menilai rumah dinas juga merupakan area yang perlu mendapat pengawasan. Ia mempertanyakan mengapa selama sekitar tiga tahun masa jabatan Wisnu tidak terdapat pengajuan anggaran untuk pemasangan CCTV di lokasi tersebut.

"Iya, kenapa rumah dinas tidak dipasang CCTV, Pak? Itu kan tempat vital juga. Jadi kalau jawab jangan asal jawab, Pak," kata Yanuar.

"Kan aneh, tiga tahun di sana, ada tiga periode anggaran, Anda tidak mengajukan anggaran untuk pemasangan CCTV. Padahal kalau itu ada selesai, kok," ujar Yanuar.

Menurut Yanuar, CCTV dapat membantu mengetahui pihak yang keluar-masuk serta orang yang membawa atau memindahkan barang dari area rumah dinas.

"Kalau itu ada, kita tahu siapa yang keluar masuk di situ, siapa yang angkat-angkat barang di sana," kata Yanuar.

Ia menegaskan persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik.

"Iya, kan ini harus dijelaskan ke publik. Sejelas-jelasnya, seterang-terangnya," tegas Yanuar.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK