Fakta Nasional

Kasus Gratifikasi Tambang Kukar Memanas: KPK Cecar Pengusaha Robert Priantono Bonosusatya

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami skandal dugaan pungutan liar di sektor pertambangan batubara Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pada Kamis, 2 April 2026, penyidik memeriksa pengusaha Robert Priantono Bonosusa…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 03 April 2026 📖 1 menit
Kasus Gratifikasi Tambang Kukar Memanas: KPK Cecar Pengusaha Robert Priantono Bonosusatya
Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami skandal dugaan pungutan liar di sektor pertambangan batubara Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pada Kamis, 2 April 2026, penyidik memeriksa pengusaha Robert Priantono Bonosusatya sebagai saksi kunci untuk mengurai benang kusut aliran dana gratifikasi yang melibatkan mantan pejabat daerah.

Penyidik KPK menitikberatkan pemeriksaan pada praktik "upah pungut" terhadap perusahaan tambang yang menggunakan jalur lintas (hauling) dan terminal pengangkutan batubara.

Robert dicecar pertanyaan mengenai mekanisme pembayaran dan besaran biaya yang dibebankan kepada para pengusaha tambang per metrik ton. Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara gratifikasi mantan Bupati Kukar, Rita Widyasari, yang diduga menerima aliran dana miliaran rupiah.

Sebelum pemeriksaan ini, KPK telah bergerak progresif dengan menggeledah kediaman Robert pada Mei 2025 dan menyita sejumlah mobil mewah serta dokumen penting.

Hingga Februari 2026, lembaga antirasuah ini juga telah menetapkan tiga korporasi besar sebagai tersangka. KPK berkomitmen untuk terus memanggil pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh oknum yang menikmati hasil pungutan batubara ilegal ini dapat diproses secara hukum.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK