Fakta Nasional

Kasus Keracunan MBG Masuk Ranah Hukum, DPR Minta Semua Kejadian Diusut

FAKTANASIONAL.NET – Dugaan keracunan yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan sejumlah kasus telah dilaporkan untuk diti…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 07 September 2026 📖 2 menit
Kasus Keracunan MBG Masuk Ranah Hukum, DPR Minta Semua Kejadian Diusut
Menu MBG Dipertanyakan, Ini Menu Bekal Sehat untuk Anak/(foto: Ilustrasi)
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Dugaan keracunan yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan sejumlah kasus telah dilaporkan untuk ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi NasDem, Irma Chaniago, meminta agar setiap kejadian dugaan keracunan MBG diperiksa secara menyeluruh.

Ia menilai penyebab insiden tidak boleh langsung disimpulkan sebagai kelalaian pengelola.

"Keracunan-keracunan itu bisa saja tidak berdiri sendiri sebagai kelalaian, by the way bisa juga persaingan bisnis dan bahkan bisa juga untuk menurunkan image oleh oknum-oknum yang memang tidak suka dengan program ini. Oleh karena itu saya memang menyarankan untuk menginvestigasi setiap kejadian," kata Irma kepada wartawan, Minggu (6/9/2026), dikutip dari detikNews.

Irma juga menekankan perlunya tindakan tegas apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya kelalaian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut dia, pengawasan terhadap dapur penyedia MBG harus diperketat untuk mencegah kejadian serupa.

"Jika memang karena kelalaian SPPG maka berikan punishment sesuai dengan tingkat kesalahan. Memang kita tidak menoleransi keracunan tapi mengharapkan zero accident pun pasti sulit. Tapi tetap tidak boleh ada keracunan," ujar Irma.

Ia menambahkan bahwa fasilitas pendukung di SPPG turut menentukan keamanan makanan yang disajikan kepada penerima MBG.

"Oleh karena itu butuh kontrol yang sangat ketat. SPPG harus punya freezer yang cukup agar bahan mentah tidak terkontaminasi karena tidak segar saat diolah, lingkungan SPPG harus bersih, demikian pula keharusan memiliki IPAL yang baik," tambahnya.

Sebelumnya, Sudaryono memastikan kasus dugaan keracunan yang berkaitan dengan SPPG telah diserahkan kepada aparat penegak hukum. Pernyataan itu disampaikan seusai Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR di Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).

"Jadi gini, pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum," kata Sudaryono, dikutip dari detikNews.

Ia menjelaskan, kepolisian telah melakukan penyelidikan di sejumlah titik dapur MBG yang dilaporkan menyebabkan gangguan kesehatan.

"Sejauh ini laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan keracunan makanan itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyidikan," ujar Sudaryono.

"Nah, apakah ada yang tersangka atau tidak, kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan. Gitu kira-kira," tambahnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK