Fakta Nasional

Kasus Korupsi DJKA: Mantan Menhub Budi Karya Dijadwalkan Ulang Pekan Depan

FAKTANASIONAL.NET - Penyidikan kasus dugaan suap proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengonfirmasi agenda pemeriksaan ulang terhadap mantan Menteri Perhubungan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 February 2026 📖 1 menit
Kasus Korupsi DJKA: Mantan Menhub Budi Karya Dijadwalkan Ulang Pekan Depan
Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.

FAKTANASIONAL.NET - Penyidikan kasus dugaan suap proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) terus bergulir.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengonfirmasi agenda pemeriksaan ulang terhadap mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari ketidakhadiran Budi Karya pada panggilan sebelumnya karena alasan agenda yang berbenturan, dilansir pada 26 Februari 2026.

Nama Budi Karya muncul dalam beberapa putusan pengadilan terkait kasus DJKA. Dalam fakta persidangan, terungkap adanya dugaan arahan untuk memfasilitasi pihak-pihak tertentu dalam lelang proyek di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Keterangan saksi menyebutkan adanya pertemuan yang membahas paket pekerjaan bernilai ratusan miliar rupiah, di mana koordinasi dilakukan di lingkungan internal Kementerian Perhubungan.

Pemeriksaan Budi Karya dianggap krusial untuk mengklarifikasi sejumlah keterangan saksi mengenai "titipan" kontraktor dalam proyek infrastruktur kereta api.

Sejauh ini, KPK juga telah menetapkan Bupati Pati, Sudewo, sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus ini.

Langkah tegas KPK diharapkan mampu membongkar praktik lancung dalam pembangunan transportasi publik yang merugikan keuangan negara dalam skala besar.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK