Fakta Nasional

Kecam Israel, Anggota Dewan Minta Indonesia Tarik Pasukan Perdamaian UNIFIL Lebanon

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pasukan Israel (IDF) telah menembaki markas perdamaian Pasukan PBB (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) di Lebanon. Akibatnya, dua Tentara Nasional Indonesia yang merupakan bagian dari pasukan perdamaian ters…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 18 October 2024 📖 1 menit
Kecam Israel, Anggota Dewan Minta Indonesia Tarik Pasukan Perdamaian UNIFIL Lebanon
Anggota DPR RI Dave, Akbarshah Fikarno/dpr.go.id.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pasukan Israel (IDF) telah menembaki markas perdamaian Pasukan PBB (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) di Lebanon. Akibatnya, dua Tentara Nasional Indonesia yang merupakan bagian dari pasukan perdamaian tersebut meninggal dunia.

Insiden ini telah menimbulkan ketidakpuasan dan protes dari berbagai pihak, termasuk Anggota DPR RI Dave Akbarshah Fikarno.

Dave Akbarshah Fikarno mengecam keras tindakan Israel, menyatakan bahwa penembakan tersebut melanggar aturan internasional dan mencederai prinsip perdamaian.

Ia juga menekankan bahwa insiden ini telah mengancam keamanan para prajurit Indonesia di daerah tersebut dan menimbulkan pertanyaan tentang fungsinya sebagai organisasi perdamaian.

"Prajurit kita di sana terancam, situasi semakin tidak jelas, sehingga keberadaan PBB pun menjadi dipertanyakan, apa fungsinya?" ujar Dave Akbarshah Fikarno saat berbicara dengan Parlemen di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2024).

Ia juga meminta Pemerintah Indonesia untuk menarik pasukan dari tempat tersebut karena kedua negara, yakni Palestina dan Israel, belum menemui kata sepakat untuk gencatan senjata.

"Ini membahayakan prajurit kita, terbukti sudah ada korban. Jangan sampai ada korban jiwa di wilayah yang semestinya untuk menjaga perdamaian akan tetapi justru menjadi korban serangan kebrutalan," katanya.

Dave Akbarshah Fikarno juga berharap pemerintahan selanjutnya yang akan dipimpin oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto dapat memainkan peran dan kepiawaiannya dalam menempatkan posisi Indonesia untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

"Saya yakin dan mampu Pemerintahan Indonesia, apalagi di bawah Pak Prabowo yang paham dan tahu persis strategi militer tersebut seperti apa, apakah beliau akan mampu memainkan perannya untuk mendorong ke arah perdamaian tersebut," harapnya.

Insiden ini telah menimbulkan ketegangan antara Israel dan Pasukan PBB, serta menyerukan perhatian internasional untuk menyelesaikan konflik di daerah tersebut dengan cara damai dan aman.[dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK