Fakta Nasional

Kejar Target 5,5%: Strategi Pemerintah Dongkrak Ekonomi Kuartal I

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia memasang target optimistis pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen pada Kuartal I 2026. Target ini didasarkan pada geliat konsumsi domestik yang terus menunjukkan tren positif sejak awal tahun. Menteri Koordin…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 07 March 2026 📖 1 menit
Kejar Target 5,5%: Strategi Pemerintah Dongkrak Ekonomi Kuartal I
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/(Instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia memasang target optimistis pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen pada Kuartal I 2026.

Target ini didasarkan pada geliat konsumsi domestik yang terus menunjukkan tren positif sejak awal tahun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencapai level 127 menjadi modal kuat untuk memacu roda ekonomi nasional, pada 6 Maret 2026.

Untuk menjaga daya beli, pemerintah menggelontorkan stimulus fiskal besar-besaran, termasuk bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.

Program ini menyasar 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan alokasi anggaran mencapai Rp11,92 triliun.

Upaya ini diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat kelas bawah di tengah fluktuasi harga komoditas global yang masih dinamis.

Selain bansos, pemerintah juga menyiapkan strategi pendorong belanja melalui diskon tarif transportasi rata-rata 30 persen dan percepatan pencairan THR bagi pekerja.

Airlangga menekankan bahwa momentum awal tahun harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendongkrak aktivitas ekonomi domestik.

Jika konsumsi rumah tangga tetap stabil, pemerintah yakin pertumbuhan ekonomi tahun ini akan melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK