Keluarga Jemaah Haji 2026 Diimbau Tidak Menjemput di Terminal Kedatangan Bandara Soetta
FAKTANASIONAL.NET — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta mengeluarkan imbauan resmi bagi keluarga jemaah haji tahun 2026. Pihak keluarga diminta untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedata…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta mengeluarkan imbauan resmi bagi keluarga jemaah haji tahun 2026.
Pihak keluarga diminta untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara demi kelancaran arus lalu lintas dan operasional penerbangan.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, menjelaskan bahwa langkah ini sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan massa di area bandara selama fase kepulangan jemaah.
"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional," kata Heru dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Potret Magis Jutaan Jemaah Haji di Makkah dari Luar Angkasa Bikin Merinding
Sebagai solusi, Heru menyarankan agar pihak keluarga menunggu dan menjemput para jemaah di asrama haji atau titik debarkasi yang telah ditentukan di masing-masing kabupaten/kota asal.
"(Untuk) menjaga kelancaran arus kedatangan, jemaah yang tiba di Bandara Internasional Soetta akan terlebih dahulu diberangkatkan menuju debarkasi sebelum kembali ke daerah asal dan bertemu dengan keluarga," ujar Heru.
Alur Kepulangan Dipusatkan di Terminal 2F
Untuk musim haji tahun ini, manajemen Bandara Soetta memusatkan seluruh proses kedatangan jemaah haji melalui Terminal 2F. Pengelola bandara memastikan bahwa seluruh fasilitas penunjang, mulai dari sistem penanganan bagasi (baggage handling system) hingga pos fasilitas kesehatan, telah siap beroperasi penuh melayani jemaah.
Fase kepulangan jemaah haji sendiri sudah mulai berjalan sejak Senin, 1 Juni 2026. Pada hari pertama kedatangan, tercatat sebanyak 836 jemaah dari dua debarkasi, yaitu Pondok Gede dan Bekasi, telah mendarat dengan selamat menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
Secara keseluruhan, Bandara Soetta dijadwalkan melayani kepulangan bagi 34.853 jemaah haji yang terbagi dalam 84 kelompok terbang (kloter). Proses pemulangan massal ini akan berlangsung sepanjang periode 1 hingga 30 Juni 2026.
"Kami akan terus menjaga koordinasi dan kesiapan layanan agar seluruh proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba," tutur Heru.
Baca Juga: Komisi C DPRD DKI Dorong BLUD Kesehatan Bidik Potensi Pendapatan dari Vaksinasi Haji dan Umrah
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.