Fakta Nasional

Kembangkan Kemandirian dan Jaga Ketahanan Pangan, Lapas Muara Tebo Kembali Panen Hasil Kegiatan Warga Binaan

FAKTANASIONAL.NET - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo, Jambi, mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan setempat melalui berbagai kegiatan salah satunya peternakan telur ayam yang produktif. Kepal…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Damiri Adam Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 25 August 2026 📖 1 menit
Kembangkan Kemandirian dan Jaga Ketahanan Pangan, Lapas Muara Tebo Kembali Panen Hasil Kegiatan Warga Binaan
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo, Jambi, saat memanen hasil pelatihan kemandirian warga binaan setempat. (FAKTANASIONAL/HO).
) -->
FAKTANASIONAL.NET - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo, Jambi, mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan setempat melalui berbagai kegiatan salah satunya peternakan telur ayam yang produktif.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Muara Tebo, Mukhlisin Fardi mengatakan, peternakan telur ayam tersebut dialokasikan di sebuah area perkebunan Lapas setempat guna memudahkan warga binaan baik dalam melakukan kegiatannya hingga nerlangsungnyabmusim panen.

"Tidak hentinya kami lakukan berbagai kegiatan untuk warga binaan dalam rangka mendukung ketahanan pengan," katanya dikonfirmasi, Selasa (25/8).

Dia melanjutkan dari hasil peternakan tersebut telah memiliki sebanyak 300 ekor ayam petelur dan diperoleh hasil produksi sekitar lima hingga tujuh karpet telur dengan kualitas yang baik dan layak konsumsi.

Kegiatan ini, katanya, selain mendukung ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya Lapas Muara Tebo dalam memberikan keterampilan kerja kepada warga binaan melalui produksi telur ayam.

"Nantinya seluruh hasil panen diserahkan kepada dapur Lapas Kelas Muara Tebo untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan dalam penyediaan menu konsumsi bagi warga binaan," kata dia.

Ia menambahkan, selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, sebagian hasil produksi, juga dipasarkan oleh Lapas Muara Tebo yang selanjutnya akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dapur Lapas Muara Tebo sebagai bahan konsumsi warga binaan.

Langkah tersebut, tambah dia, dilakukan sebagai bentuk optimalisasi hasil pembinaan sekaligus mendukung keberlanjutan dan kemandirian program peternakan yang dikelola di lingkungan lapas setempat.

“Program peternakan ini bukan hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat bermanfaat setelah selesai menjalani masa pidana. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan di Lapas Muara Tebo,” katanya.

"Kami berupaya menjaga kualitas hasil peternakan agar tetap baik dan layak konsumsi, sehingga hasil pembinaan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga binaan maupun lingkungan lapas," sambung kasubsi kegiatan kerja, Munawir.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK