Fakta Nasional

Kemensos Siapkan Rehabilitasi Khusus bagi Siswa Pelaku Ledakan SMAN 72

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan memberikan pendampingan penuh terhadap F, anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang menjadi pelaku insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. Langkah ini diambil untuk memastikan pemu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 23 November 2025 📖 1 menit
Kemensos Siapkan Rehabilitasi Khusus bagi Siswa Pelaku Ledakan SMAN 72
Situasi SMAN 72 Jakarta Dipastikan Kondusif Usai Ledakan, Polisi Imbau Warga Tetap Tenang/(instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan memberikan pendampingan penuh terhadap F, anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang menjadi pelaku insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. Langkah ini diambil untuk memastikan pemulihan kondisi psikologis anak pasca-kejadian yang menggemparkan tersebut.

Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian dalam proses rehabilitasi ini. Fokus utama Kemensos adalah pada pemulihan mental melalui layanan psikososial dan trauma healing. Gus Ipul menekankan pentingnya pendekatan yang tepat mengingat pelaku masih di bawah umur.

“Masa-masa rehabilitasi kita akan coba memberikan pendampingan yang bekerja sama dengan kepolisian. Kita melibatkan lembaga yang berpengalaman dalam deradikalisasi,” ujar Gus Ipul, Sabtu (22/11/2025).

Menunggu Arahan Satgas Pencegahan

Selain penanganan korban dan pelaku, pemerintah juga tengah merumuskan langkah preventif jangka panjang. Terkait wacana pembentukan satuan tugas (Satgas) khusus anti-kekerasan di sekolah, Kemensos masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden diketahui telah memberikan atensi khusus agar kejadian serupa yang membahayakan lingkungan pendidikan tidak terulang kembali.

Diketahui, ledakan di SMAN 72 terjadi pada 7 November 2025 saat ibadah salat Jumat, yang mengakibatkan kepanikan dan cedera pada sejumlah siswa.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK