Fakta Nasional

Kemnaker Dinilai Mampu Petakan Isu Ketenagakerjaan, Lagislator: Semoga Bisa Tekan Pengangguran

JAKARTA, FAKTANASIONAL. Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mengapresiasi program kerja yang akan disusun dan akan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sepanjang tahun 2024-2029. Menurutnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli tel…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 31 October 2024 📖 1 menit
Kemnaker Dinilai Mampu Petakan Isu Ketenagakerjaan, Lagislator: Semoga Bisa Tekan Pengangguran
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani/Sumber Foto: eMedia DPR RI.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL. Anggota Komisi IX DPR Netty Prasetiyani mengapresiasi program kerja yang akan disusun dan akan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sepanjang tahun 2024-2029.

Menurutnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli telah berhasil memetakan isu ketenagakerjaan di Indonesia, sekaligus menerjemahkan ke dalam program kerja yang diharapkan bisa menekan pengangguran serta memberikan jaminan perlindungan bagi para pekerja di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikannya di sela-sela agenda Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2024).

Dirinya berharap Pemerintah Kabinet Merah Putih memiliki energi berlimpah untuk mengatasi isu ketenagakerjaan.

“Sejak hari pertama bekerja, saya mengapresiasi Pak Menteri berhasil memetakan masalah dari hulu hingga hilir. Ketenagakerjaan ini bukan hanya berangkat dari masalah sosiokultural, namun juga isu pendidikan. Walaupun bukan ranah Kemnaker, koordinasi (antarkementerian) harus dilakukan,” ucap Netty dikutip dari Parlementaria.

Lebih lanjut Netty menegaskan koordinasi antarkementerian akan terjadi jika segenap pemerintah memiliki ‘political will’ untuk menyelesaikan masalah negara, satu di antaranya adalah isu ketenagakerjaan.

“Tanpa ‘political will’ maka ego sektoral akan kerap muncul saat bekerja,” kata legislator yang memasuki periode kedua dirinya berada di  DPR RI ini

Oleh karena itu,  Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini mendorong Kemnaker untuk kerja kolaboratif. Sebab, terangnya, urusan ketenagakerjaan melibatkan multisektor.

“Contohnya, SMK atau vokasi dihasilkan dari pemetaan kebutuhan industri. Pemerintah bisa memberikan relaksasi kebijakan di mana siswa yang belajar bisa mendapatkan insentif. Salah satunya, kepastian pekerjaan. Maka dari itu, sekolah-sekolah didorong memberikan output yang selaras dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI),” pungkasnya.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK