Fakta Nasional

Ketua DPR Desak Pemerintah Percepat Evakuasi dan Penanganan Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah untuk fokus mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Puan berharap proses evakuasi d…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 14 November 2024 📖 2 menit
Ketua DPR Desak Pemerintah Percepat Evakuasi dan Penanganan Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT
Ketua DPR RI, Puan Maharani/dpr.go.id
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah untuk fokus mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Puan berharap proses evakuasi dapat dilakukan secara maksimal untuk melindungi keselamatan warga terdampak.

"Saya turut berduka atas korban erupsi Gunung Lewotobi di NTT dan prihatin bagi semua warga terdampak. Kami meminta pemerintah untuk fokus pada upaya evakuasi dan memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi," ujar Puan, Rabu (13/11/2024).

Puan menginstruksikan agar pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk tim SAR dan kapal-kapal TNI, untuk mendukung proses evakuasi dan penyaluran bantuan, mengingat medan yang sulit di sekitar lokasi erupsi.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa pasukan TNI akan segera dikerahkan untuk tanggap darurat di lokasi bencana.

TNI bekerja sama dengan Kementerian Sosial, BNPB, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mendirikan dapur lapangan dan menyediakan fasilitas kesehatan.

TNI juga siap menyalurkan bantuan melalui jalur laut, memanfaatkan kapal TNI untuk menembus daerah sulit.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, yang dimulai sejak 23 Oktober hingga 3 November, telah menyebabkan sembilan korban meninggal dan beberapa warga mengalami luka. Erupsi ini juga mengakibatkan pengungsian 11.553 warga yang tersebar di delapan titik pengungsian.

Puan meminta agar posko bantuan dilengkapi fasilitas dasar, terutama air bersih, makanan, obat-obatan, serta kebutuhan khusus untuk lansia, anak-anak, ibu hamil, dan menyusui.

Puan juga mengingatkan agar hak-hak warga terdampak, terutama hak atas keamanan dan kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik.

“Fasilitas kesehatan harus tersedia di setiap posko, dan penting adanya pendampingan psikologis bagi warga melalui fasilitator trauma healing,” imbuh Puan.

Dalam jangka panjang, Puan mendesak pemerintah untuk memitigasi bencana dengan membangun infrastruktur tahan bencana, seperti rumah tahan gempa yang berkualitas untuk warga terdampak.

Ia juga meminta agar pendidikan anak-anak di pengungsian tetap terjamin dengan kehadiran tenaga pendidik di setiap titik pengungsian.

Menutup pernyataannya, Puan menginstruksikan agar anggota DPR RI dari dapil terdampak turut aktif dalam penanganan bencana, berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

"Anggota DPR dari dapil setempat diharapkan dapat bekerja sama dengan semua pihak dalam membantu warga terdampak erupsi," tutup Puan.[dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK