Fakta Nasional

Konsep Prabowonomics Diakui Bukan Miliknya, Presiden RI Prabowo Subianto: Ekonomi Indonesia Berlandaskan UUD 1945

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Republik Indonesia (RI), tapi berlandaPrabowo Subianto mengaku konsep ekonomi yang sering disebut ‘Prabowonomics’ bukan gagasan pribadinya, tapi berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945). "Saya terharu kare…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 24 July 2026 📖 2 menit
Konsep Prabowonomics Diakui Bukan Miliknya, Presiden RI Prabowo Subianto: Ekonomi Indonesia Berlandaskan UUD 1945
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Republik Indonesia (RI), tapi berlandaPrabowo Subianto mengaku konsep ekonomi yang sering disebut ‘Prabowonomics’ bukan gagasan pribadinya, tapi berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).

"Saya terharu karena PKB dalam harlah-nya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi kita. Saya juga merasa terharu, saudara memakai kaus 'Prabowonomics'," katanya.

Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta pada Kamis (24/7/2026) malam.

Prabowo Subianto mengaku menghargai dukungan PKB terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah. Namun, ia menilai penggunaan namanya untuk menyebut konsep tersebut tidak tepat.

Kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukan merupakan gagasan baru atau miliknya secara pribadi, tapi berpijak pada cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.

"Terus terang saja tidak pantas saudara pakai nama saya di situ. Ketegasan perjuangan saya, keyakinan saya, itu adalah keyakinan saya terhadap cita-cita pendiri bangsa, keyakinan saya terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945, keyakinan saya terhadap UUD 1945, terutama pada Pasal 33 UUD 1945 dan Pasal 34," ujarnya.

Prabowo Subianto mengemukakan kebijakan ekonomi pemerintah bertujuan menjalankan amanat konstitusi agar kekayaan alam Indonesia dikelola sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, bukan terus mengalir ke luar negeri tanpa memberi manfaat bagi masyarakat.

"Kita ingin merdeka agar seluruh rakyat Indonesia hidup layak. Bagaimana kita bisa memberi kehidupan layak kepada rakyat kita kalau kekayaan kita diambil terus, dibawa ke luar negeri, dan tidak dinikmati oleh rakyat kita? Ini tidak masuk akal," ujarnya.

Namun, Prabowo Subianto mengapresiasi cara PKB memberikan dukungan terhadap pemerintah. Ia mengaku merasa dihormati atas penghargaan yang diberikan partai tersebut.

Menurut Prabowo, konsep yang dijalankan pemerintah merupakan ekonomi Pancasila, ekonomi konstitusi, dan ekonomi yang berpihak kepada rakyat.

"Saudara memberi penghargaan yang luar biasa kepada saya. Bahkan, Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) saja tidak memakai kaus seperti yang dipakai PKB karena mereka tahu saya tidak akan mengizinkannya. Kalau kalian meminta izin, juga tidak akan saya izinkan. Ini ekonomi Pancasila, ekonomi konstitusi, dan ekonomi rakyat. Namun, saya merasa dihormati. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih dari hati yang paling dalam," ujarnya.

Prabowo menghadiri puncak peringatan Hari Lahir Ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis malam.

Presiden tiba sekitar pukul 19.40 WIB didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK