Fakta Nasional

Koordinasi Tinggi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Tanggapi Kebijakan Tarif AS

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menggelar rapat kerja bersama pejabat Kementerian/Lembaga dan pengusaha dalam rangka membahas kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat yan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 07 April 2025 📖 1 menit
Koordinasi Tinggi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Tanggapi Kebijakan Tarif AS
Koordinasi Tinggi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Tanggapi Kebijakan Tarif Resiprokal AS/(Instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menggelar rapat kerja bersama pejabat Kementerian/Lembaga dan pengusaha dalam rangka membahas kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat yang ditetapkan oleh Presiden Doland Trump.

Rapat yang berlangsung di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta pada Senin (7/4/2025) ini menghadirkan sejumlah pejabat kunci seperti Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, hingga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani.

Dalam rapat kerja tersebut, Menko Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa koordinasi intensif antara pemerintah dan dunia usaha merupakan kunci untuk menyikapi kebijakan tarif impor tinggi dari AS.

Kebijakan ini merupakan langkah balasan dari pihak Amerika Serikat yang juga diberlakukan kepada mitra dagang lainnya.

Dalam diskusi yang berlangsung secara daring maupun luring, berbagai solusi strategis telah diusulkan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia.

Rapat ini juga bertujuan untuk mencari cara agar langkah-langkah respons pemerintah dapat menghasilkan dampak positif secara ekonomi bagi Tanah Air.

Menko Hartarto juga berencana untuk menggelar konferensi pers guna menyampaikan hasil rapat kepada publik.

Langkah ini diambil agar masyarakat dan pelaku ekonomi mendapatkan informasi yang transparan terkait upaya pemerintah dalam menyikapi tarif impor tinggi yang dicanangkan oleh Trump 2.0.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa koordinasi antar Kementerian dan Lembaga berjalan cepat agar respons kebijakan tidak mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

Para pejabat berkeyakinan bahwa dengan strategi terukur, potensi kerugian akibat perang dagang dapat diminimalkan sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK