Fakta Nasional

KPK Gali Keterangan Petinggi Catur Elang Perkasa soal Skandal Korupsi PPT ET

FAKTANASIONAL.NET - Penyelidikan atas dugaan megaproyek bermasalah yang melibatkan perusahaan patungan Indonesia dan Jepang terus dikebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah tersebut baru saja memanggil Direktur Utama PT Catu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 15 May 2026 📖 1 menit
KPK Gali Keterangan Petinggi Catur Elang Perkasa soal Skandal Korupsi PPT ET
Budi Prasetyo Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/(instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Penyelidikan atas dugaan megaproyek bermasalah yang melibatkan perusahaan patungan Indonesia dan Jepang terus dikebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lembaga antirasuah tersebut baru saja memanggil Direktur Utama PT Catur Elang Perkasa, Mochamad Zaenuri, terkait kisruh investasi di tubuh PPT Energy Trading Co, Ltd (PPT ET).

Mengutip pernyataan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta pada Kamis (14/5/2026), proses interogasi telah dilangsungkan sehari sebelumnya.

Pemeriksaan ini merupakan babak baru dari pengusutan skandal penyelewengan dana pengelolaan investasi modal serta skema pinjaman jangka panjang yang terjadi pada rentang periode 2015 hingga 2022 di lingkungan perusahaan energi multinasional tersebut.

Dalam agenda pemeriksaan intensif tersebut, tim penyidik lembaga antirasuah memberondong Zaenuri dengan berbagai pertanyaan tajam seputar valuasi modal PPT ET, termasuk rentetan manuver akuisisi terhadap sejumlah entitas bisnis.

Tidak hanya sang Direktur Utama, mantan Direktur Keuangan PT Catur Elang Perkasa, Gogor Hardijanto, turut dihadirkan sebagai saksi dengan materi pencecaran yang identik. Langkah progresif ini menegaskan keseriusan penyidik usai resmi mengumumkan naiknya status kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terafiliasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut ke tahap penyidikan pada 30 Juli 2025 lalu.

Sebagai upaya preventif kelancaran hukum, pencekalan penerbangan ke luar negeri telah diberlakukan kepada tiga individu krusial berinisial MH, MZ, dan OA.

Meskipun identitas tersangka utama masih disimpan rapat dari sorotan publik, KPK mengonfirmasi bahwa perkara kompleks ini memiliki korelasi kuat dengan pusaran korupsi pengadaan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di tubuh Pertamina pada periode 2011-2021.

Berdasarkan data korporat resmi, Pertamina menguasai 50 persen saham mayoritas di PPT ET. Sementara itu, separuh porsi kepemilikan lainnya didistribusikan kepada 13 raksasa industri asal Jepang.

Nama-nama besar seperti Toyota Motor Corporation, ENEOS Corporation, Tokyo Gas, hingga Nippon Steel Engineering tercatat masuk dalam gerbong konsorsium asing ini, menjadikan penyelesaian kasus tersebut krusial bagi citra investasi bilateral.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK