Fakta Nasional

KPK Incar Jaringan Mafia Impor! PT Infinity Nusantara Express Masuk Radar Penyidikan

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini bergerak lebih agresif dalam membongkar praktik lancung di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Setelah sebelumnya menjerat PT Blueray Cargo, kini penyidik mulai mengendus keterlibatan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 15 April 2026 📖 1 menit
KPK Incar Jaringan Mafia Impor! PT Infinity Nusantara Express Masuk Radar Penyidikan
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini bergerak lebih agresif dalam membongkar praktik lancung di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Setelah sebelumnya menjerat PT Blueray Cargo, kini penyidik mulai mengendus keterlibatan perusahaan forwarder lain, yakni PT Infinity Nusantara Express. Langkah ini merupakan pengembangan serius untuk memutus rantai suap dalam pengurusan kepabeanan yang merugikan negara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan pada Rabu, 15 April 2026, bahwa pemanggilan pihak PT Infinity Nusantara Express adalah bagian dari upaya mendalami pola serupa yang dilakukan perusahaan jasa titipan.

Penyidik mencurigai adanya pemberian uang dari pihak swasta kepada oknum Bea Cukai agar barang impor dapat meluncur mulus tanpa melalui pemeriksaan fisik yang semestinya dilakukan secara ketat.

Dalam konstruksi perkara, perusahaan forwarder diduga memiliki peran "all in", mulai dari administrasi hingga koordinasi dengan oknum di lapangan.

KPK menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada satu entitas saja. Dengan temuan barang bukti berupa uang tunai miliaran rupiah, lembaga antirasuah ini berkomitmen untuk membongkar seluruh jaringan mafia impor yang selama ini menikmati fasilitas "jatah rutin" dari praktik ilegal tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK