Fakta Nasional

KPK Kembali Sisir Rumah Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dalam rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani. Pada Kamis (16/7/2026), tim penyidik KPK melakukan penggeleda…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 17 July 2026 📖 1 menit
KPK Kembali Sisir Rumah Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan
KPK Kembali Sisir Rumah Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan/(Foto: Tangkap Layar Instagram/@detikjateng)

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya dalam rangkaian penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani.

Pada Kamis (16/7/2026), tim penyidik KPK melakukan penggeledahan intensif di kediaman milik Etik yang berlokasi di Kampung Jagalan, Kelurahan Bumi, Laweyan, Solo.

Lokasi ini diduga kuat menjadi tempat penyimpanan aset berharga atau 'safe house' sang bupati.

Dilansir dari detikJateng, tim penyidik KPK tiba di lokasi pada pukul 09.30 WIB dengan pengawalan ketat dari Tim Sparta Polresta Solo.

Kehadiran petugas yang didukung sejumlah mobil operasional di sekitar rumah bercorak merah dan biru tersebut menarik perhatian warga sekitar.

Di dekat rumah Etik terdapat dua mobil Innova berwarna hitam dan satu mobil Satsamapta Polres Sukoharjo. Salah satu warga, E, menyebut tim KPK dan rombongan mendatangi rumah Etik.

"Tadi datang 09.30 WIB langsung ke menuju sana (rumah Etik)," katanya, dikutip redaksi dari detikjateng.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, rumah tersebut tercatat milik orang tua Etik dan kini dihuni oleh adiknya, Erwan.

Aksi penyisiran ini diduga merupakan langkah lanjutan KPK untuk mendalami bukti-bukti terkait aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang tengah diselidiki secara serius oleh lembaga antirasuah tersebut guna mengusut tuntas perkara ini.

Sebelumnya, lembaga antirasuah ini memang telah mengungkap temuan mengejutkan di rumah tersebut. Jubir KPK, Budi Prasetyo, secara resmi mengonfirmasi penyitaan emas seberat 2,5 kilogram yang tersimpan di dalam brankas di lokasi tersebut. Logam mulia itu terdiri dari 25 keping dengan berat masing-masing 100 gram.

Jika dikonversi ke nilai pasar saat ini, total emas tersebut diperkirakan mencapai Rp 7,3 miliar. Selain emas, KPK juga menemukan sejumlah uang tunai di lokasi yang sama.

Langkah penggeledahan ini mempertegas komitmen kuat KPK dalam melacak aset hasil korupsi yang disembunyikan oleh para tersangka di luar lingkungan kedinasan, sekaligus mengamankan barang bukti vital untuk mengungkap skandal yang menyeret nama bupati nonaktif tersebut.

Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan oleh penyidik demi memastikan kebenaran kasus dan potensi keterlibatan pihak lainnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK