Fakta Nasional

KPK Kembalikan Mobil Alphard yang Disita dari Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NE T - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembalikan satu unit mobil Toyota Alphard yang sebelumnya disita dari rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel. Mobil itu disita pada 26 Agustus 2025…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 09 October 2025 📖 1 menit
KPK Kembalikan Mobil Alphard yang Disita dari Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembalikan satu unit mobil Toyota Alphard yang sebelumnya disita dari rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel. Mobil itu disita pada 26 Agustus 2025 pasca kegiatan tangkap tangan. Namun, setelah dilakukan penyelidikan mendalam, penyidik menemukan bahwa kendaraan tersebut ternyata bukan milik pribadi Noel.

KPK memastikan mobil tersebut merupakan aset sewa dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) yang digunakan untuk keperluan operasional Wamenaker. Hal ini terungkap setelah pemeriksaan intensif terhadap pejabat Sekretariat Jenderal Kemenaker dan pihak swasta.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pengembalian barang sitaan adalah langkah profesional. KPK menegaskan bahwa setiap aset yang disita harus benar-benar memiliki keterkaitan dengan tindak pidana korupsi.
Sebelumnya, Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait sertifikat K3. Ia bahkan sempat berharap amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, namun akhirnya dicopot dari jabatannya.**

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK