Fakta Nasional

KPK Optimalkan Lelang Aset Koruptor, Sudah Sukses Setor Rp53 Miliar ke Kas Negara

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menunjukkan kinerja gemilang dalam upaya pemulihan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi. Sepanjang Januari hingga Maret 2025, KPK berhasil menyetorkan dana hasil lelang ba…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 29 May 2025 📖 2 menit
KPK Optimalkan Lelang Aset Koruptor, Sudah Sukses Setor Rp53 Miliar ke Kas Negara
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menunjukkan kinerja gemilang dalam upaya pemulihan kerugian negara akibat tindak pidana korupsi.

Sepanjang Januari hingga Maret 2025, KPK berhasil menyetorkan dana hasil lelang barang rampasan senilai total Rp53 miliar ke kas negara.

Raihan ini merupakan buah kerja keras pada periode Januari–Februari yang mencapai Rp13 miliar, serta lonjakan signifikan pada Maret 2025 sebesar Rp42,45 miliar, ditambah nilai wanprestasi Rp100,07 juta yang terhitung dari pelelangan kali ini.

Pada lelang Maret 2025, KPK menawarkan 82 lot barang rampasan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Dari jumlah tersebut, 60 lot terjual, sementara 22 lot belum laku, dan 2 lot dinyatakan wanprestasi. Tercatat masih ada aset bernilai tinggi yang menanti peminat, antara lain:

Enam unit apartemen mewah di Jakarta (Apartemen Nifarro, The Wave at Rasuna Epicentrum, Green Central City Tower Adenium).

Tiga bidang tanah dan bangunan di Sunter Agung, Kramat Pela, dan Srengseng, Jakarta.

Dua unit kendaraan tanpa dokumen: VW Caravelle dan Triumph Speedmaster Bonneville.

Barang bergerak lain yang dipasarkan mencakup tas Louis Vuitton, handphone Apple dan Oppo, sepeda lipat Brompton, road bike Lapierre, serta perlengkapan rumah tangga dan kantor seperti tea kettle Fashion Kitchen dan server NAS.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, mengungkap dua kendala utama dalam pelelangan yang belum optimal: harga limit yang masih terlalu tinggi dan kurangnya informasi bagi calon peserta.

Menyikapi hal ini, KPK kini berencana menurunkan nilai limit dan meningkatkan sosialisasi melalui website resmi lelang.go.id, media massa, dan display langsung di Rupbasan KPK.

Sebagai tindak lanjut, KPK akan menggelar lelang serentak pada Juni 2025 di 13 Kantor KPKNL di berbagai daerah, dengan total ratusan lot antara lain:

5 unit apartemen mewah dan 3 bidang tanah & bangunan di Jakarta

Aset bergerak: 2 motor Triumph, 1 mobil VW Caravelle, 1 handphone Apple, 2 handphone Oppo, dan tas Louis Vuitton

Jadwal utama lelang berlangsung pada 11 Juni 2025 di 11 KPKNL (Jakarta III, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Palembang, Pekanbaru, Dumai, Tangerang I, Surabaya, Purwokerto, Bekasi), dan 12 Juni 2025 di KPKNL Pekalongan.

Calon peserta dapat melihat langsung objek lelang pada 3 Juni 2025 di Rupbasan KPK Cawang.

Pemenang lelang wajib melakukan pelunasan maksimal 5 hari kerja setelah batas akhir penawaran.

Biaya lelang ditetapkan 2% untuk barang tidak bergerak dan 3% untuk barang bergerak. Informasi lengkap pendaftaran dan objek lelang dapat diakses melalui situs resmi https://lelang.go.id.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK