Fakta Nasional

KPK OTT Wali Kota Madiun, Amankan 14 Orang dan Uang Ratusan Juta Rupiah

FAKTANASIONAL.NET — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah mengamankan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Madiun, Jawa Timur, sejak Minggu malam, 18 Januari 2026. Dalam operasi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 20 January 2026 📖 1 menit
KPK OTT Wali Kota Madiun, Amankan 14 Orang dan Uang Ratusan Juta Rupiah
Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah mengamankan Wali Kota Madiun, Maidi, dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Madiun, Jawa Timur, sejak Minggu malam, 18 Januari 2026.

Dalam operasi senyap tersebut, penyidik KPK turut mengamankan 14 orang lainnya, sehingga total pihak yang diamankan mencapai 15 orang. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media pada Senin sore, 19 Januari 2026.

“Benar, hari ini Senin tim KPK sedang melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dengan mengamankan 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur,” ujar Budi.

Ia menambahkan, dalam OTT tersebut, penyidik juga menemukan dan mengamankan barang bukti uang tunai dalam jumlah signifikan.

“Tim turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” katanya.

Dari total 15 orang yang diamankan, sembilan orang, termasuk Wali Kota Madiun Maidi, akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” pungkas Budi.

Hingga saat ini, KPK masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam OTT.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK