Fakta Nasional

KPK Pastikan Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Whoosh Masih Diusut, Sejumlah Pihak Diperiksa

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi dalam pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih berlangsung. Hingga Rabu, 9 September 2026, penyidik masih menggali info…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 10 September 2026 📖 1 menit
KPK Pastikan Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Whoosh Masih Diusut, Sejumlah Pihak Diperiksa
Kereta Cepat Whoosh/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi dalam pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih berlangsung.

Hingga Rabu, 9 September 2026, penyidik masih menggali informasi dari sejumlah pihak yang dianggap mengetahui perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, permintaan keterangan dilakukan untuk menemukan indikasi peristiwa pidana dalam proses pengadaan lahan proyek kereta cepat. Pernyataan tersebut disampaikan Budi pada Rabu (9/9/2026), dikutip dari Liputan6.com.

"Penyidik tentunya juga terus melakukan pendalaman, permintaan keterangan kepada sejumlah pihak yang tentunya pengetahuannya dibutuhkan untuk menemukan adanya dugaan peristiwa pidananya," ujar Budi.

Budi menegaskan KPK belum dapat mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh karena penanganannya masih berada pada tahap penyelidikan.

"Tapi memang karena ini masih di tahap penyidikan, KPK belum bisa membuka secara luas bagaimana konstruksi dan sebagainya," sambung dia.

Meski demikian, Budi menyebut perkembangan penyelidikan berjalan positif. Pihak-pihak yang telah dimintai keterangan juga disebut kooperatif dalam memberikan informasi yang diperlukan penyidik.

"Progres penyelidikannya juga berjalan secara positif, artinya pihak-pihak yang dimintai keterangan juga memberikan keterangan yang dibutuhkan oleh tim penyelidikan KPK," ucap dia.

KPK juga belum mengungkap jumlah serta identitas pihak yang sudah diperiksa. Menurut Budi, permintaan keterangan telah dilakukan terhadap cukup banyak pihak.

"Untuk totalnya nanti kami cek. Karena memang sudah cukup banyak juga yang dilakukan permintaan keterangan ya dan pihak-pihak tersebut tentunya juga kooperatif memberikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan dalam tahap penyelidikan perkara ini," kata dia.

Kasus ini sebelumnya disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto pada 4 Desember 2025. Saat itu, KPK menyatakan tengah meminta klarifikasi mengenai lahan yang digunakan dalam proyek Whoosh di sejumlah lokasi.

Setyo menyebut salah satu hal yang didalami adalah status tanah di kawasan Halim, termasuk apakah lahan tersebut merupakan milik TNI AU. KPK juga menelusuri sejumlah lokasi besar di sepanjang jalur rel kereta cepat.

Budi kembali memastikan penyelidikan belum dihentikan dan masih menjadi bagian dari strategi penanganan perkara KPK.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK