Fakta Nasional

KPK Pastikan Independensi: Tidak Ada Intervensi dalam OTT Oknum Jaksa

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa proses hukum terhadap oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) berjalan murni tanpa tekanan. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyatakan bahwa kabar…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 24 December 2025 📖 1 menit
KPK Pastikan Independensi: Tidak Ada Intervensi dalam OTT Oknum Jaksa
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa proses hukum terhadap oknum jaksa yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) berjalan murni tanpa tekanan.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyatakan bahwa kabar mengenai adanya intervensi dari Kejaksaan Agung tidaklah benar. Sebaliknya, kedua institusi tersebut justru menunjukkan sinergi yang kuat dalam pembersihan internal, 23 Desember 2025.

Penangkapan jaksa di wilayah Banten, Bekasi, dan Hulu Sungai Utara (HSU) merupakan hasil koordinasi yang terbuka antara KPK dan Kejagung.

Sebelum tindakan dilakukan, kedua pihak telah berkomunikasi secara intensif. Kejagung pun menunjukkan sikap kooperatif dengan segera menetapkan tersangka berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan, termasuk menyerahkan oknum yang sempat melarikan diri.

Bagi KPK, hal terpenting dalam penegakan hukum bukanlah soal institusi mana yang menangani perkara, melainkan kepastian bahwa hukum tetap ditegakkan.

Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa Kejaksaan Agung sangat serius dalam menindak anggotanya yang melakukan perbuatan tercela. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan efek jera dan meningkatkan integritas aparat di masa depan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK