Fakta Nasional

KPK Sita Perangkat Mewah Faizal Assegaf, Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai yang Memanas!

FAKTANASIONAL.NET - Drama penyitaan aset dalam kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengamankan sejumlah barang elektronik bernilai tinggi dari aktivis Faizal…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 16 April 2026 📖 1 menit
KPK Sita Perangkat Mewah Faizal Assegaf, Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai yang Memanas!
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Drama penyitaan aset dalam kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengamankan sejumlah barang elektronik bernilai tinggi dari aktivis Faizal Assegaf.

Tindakan tegas ini merupakan bagian dari pengembangan perkara yang melibatkan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC, Rizal, guna melacak aliran dana haram yang diduga berubah wujud menjadi aset privat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan di Gedung Merah Putih pada Rabu malam, 15 April 2026, bahwa barang yang disita mencakup perangkat kerja premium.

Di antaranya adalah satu set komputer Apple Mac lengkap dengan Magic Keyboard, kamera mirrorless canggih Lumix S5IIX, hingga sistem mikrofon nirkabel profesional.

Meskipun nilai total ekonomisnya masih dalam tahap penghitungan, penyidik meyakini barang-barang tersebut memiliki kaitan erat dengan pola penyamaran aset hasil tindak pidana korupsi.

Penyitaan ini nyatanya tidak berjalan mulus. Faizal Assegaf melontarkan bantahan keras dan mengklaim bahwa perangkat tersebut hanyalah bantuan hibah untuk komunitas aktivis, bukan hasil kejahatan.

Ketegangan meningkat saat Faizal melaporkan pihak KPK ke Polda Metro Jaya dan Dewas KPK.

Namun, KPK bergeming dan menegaskan bahwa setiap penyitaan didasari argumentasi hukum yang kuat untuk membongkar praktik pencucian uang yang kerap dilakukan para koruptor.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK