Fakta Nasional

KRI Teluk Ende-517 Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Flores Timur Pasca Erupsi Gunung Lewotobi

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Salah satu unsur TNI Angkatan Laut, KRI Teluk Ende-517 (KRI TLE-517), yang disiagakan oleh Komando Armada II, tiba di Pelabuhan Pelni Larantuka, Flores Timur. Kapal ini membawa bantuan kemanusiaan untuk mendukung masa ta…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 25 November 2024 📖 1 menit
KRI Teluk Ende-517 Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Flores Timur Pasca Erupsi Gunung Lewotobi
KRI Teluk Ende-517 menyalurkan bantuan untuk korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Salah satu unsur TNI Angkatan Laut, KRI Teluk Ende-517 (KRI TLE-517), yang disiagakan oleh Komando Armada II, tiba di Pelabuhan Pelni Larantuka, Flores Timur. Kapal ini membawa bantuan kemanusiaan untuk mendukung masa tanggap darurat pasca erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Kapal yang menempuh perjalanan laut selama 12 jam dari Kupang ini membawa berbagai logistik untuk membantu korban terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan KRI TLE-517, Letkol Laut (P) Andita Anton Subrata, S.H., M.Tr.Opsla., kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Flores Timur, Yakobus Ara Kian, S.Sos., M.A.P.

Dalam keterangannya, Minggu (24/11/2024) Danlanal Maumere Kolonel Marinir Anjas Wicaksono Putro menyampaikan bahwa KRI TLE-517 juga membawa bantuan dari Surabaya, Kupang, serta Kementerian PMK dan Imigrasi.

“Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), KRI disiagakan untuk mendukung distribusi logistik ke daerah bencana, seperti Flores Timur dan Kabupaten Sikka. Hal ini bertujuan memastikan bantuan tiba tepat waktu tanpa hambatan,” ujar Kolonel Anjas.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan KRI bertujuan mendukung evakuasi darurat jika diperlukan, serta memastikan logistik seperti 5 ton beras, 479 karton mi instan, 509 karton air mineral, 1,21 kiloliter minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya sampai kepada para korban.

Selain logistik, Lantamal VII Kupang turut mengirimkan 1 unit ambulans, 1 unit truk, serta satu peleton prajurit Marinir Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VII untuk membantu operasi tanggap darurat.

Pelabuhan Pelni Larantuka dipilih sebagai lokasi debarkasi karena dianggap aman dan jauh dari area terdampak erupsi.

Sementara itu, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menginstruksikan agar seluruh personel TNI AL di manapun berada selalu siap siaga membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. [dnl]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK