Fakta Nasional

Kuat Puji Prayitno, Warek II Unsoed yang Dijaring OTT KPK di Purwokerto

FAKTANASIONAL.NET - Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kuat Puji Prayitno, diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Jumat, 21 Agustus 2026. Juru Bica…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 22 August 2026 📖 1 menit
Kuat Puji Prayitno, Warek II Unsoed yang Dijaring OTT KPK di Purwokerto
Kuat Puji Prayitno, Warek II Unsoed yang Dijaring OTT KPK di Purwokerto/(Instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Kuat Puji Prayitno, diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto, Jumat, 21 Agustus 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya dua wakil rektor Unsoed yang turut diamankan. “Benar (2 warek ikut diamankan). Warek II dan III,” kata Budi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/8/2026).

Menurut Budi, operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Dalam kegiatan itu, KPK juga menyita uang senilai ratusan juta rupiah.

Kuat lahir di Cilacap pada 29 Agustus 1965. Ia menempuh pendidikan dasar hingga SMA di daerah kelahirannya sebelum melanjutkan studi Ilmu Hukum di Universitas Diponegoro (Undip).

Setelah meraih gelar sarjana, Kuat mengambil Magister Ilmu Hukum dan kemudian Program Doktor Ilmu Hukum di Undip Semarang. Pada 18 Februari 2025, ia dikukuhkan sebagai profesor bidang kepakaran Hukum Pidana.

Di lingkungan Unsoed, Kuat dikenal sebagai dosen Fakultas Hukum, Fakultas ISIP, serta Magister Hukum Unsoed Purwokerto. Ia pernah menjabat Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni periode 2018-2022.

Selanjutnya, Kuat dipercaya sebagai Warek Bidang Umum dan Keuangan periode 2022-2026. Posisi tersebut berlanjut dalam periode 2026-2030.

Berdasarkan penelusuran detikJateng pada laman LHKPN KPK, Kuat terakhir melaporkan kekayaan pada 25 Maret 2025 untuk periode 2024.

Dalam laporan tersebut, total kekayaan Kuat tercatat Rp1.942.876.700. Asetnya mencakup tanah dan bangunan di Banyumas, sejumlah kendaraan, harta bergerak, surat berharga, serta kas dan setara kas.

Rinciannya antara lain dua bidang tanah dan bangunan senilai Rp640 juta. Sementara kendaraan yang dilaporkan terdiri atas Toyota Mini Bus, Honda HR-V, Yamaha Aerox, Honda Scoopy, dan Toyota Yaris.

Kegiatan OTT KPK tersebut kini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK