Lampaui Ekspektasi! Xiaomi Auto Targetkan Pengiriman 550 Ribu Unit di 2026
FAKTANASIONAL.NET - Raksasa teknologi asal Tiongkok, Xiaomi Auto, semakin mengukuhkan posisinya di peta persaingan kendaraan listrik (EV) global. Memasuki kuartal kedua tahun 2026, perusahaan ini mencatatkan lonjakan performa yang signifikan. Berdas…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Raksasa teknologi asal Tiongkok, Xiaomi Auto, semakin mengukuhkan posisinya di peta persaingan kendaraan listrik (EV) global.
Memasuki kuartal kedua tahun 2026, perusahaan ini mencatatkan lonjakan performa yang signifikan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Arena EV pada Minggu (3/5/2026), Xiaomi berhasil mendistribusikan lebih dari 30.000 unit kendaraan sepanjang bulan April, melesat jauh dibandingkan pencapaian Maret yang berada di angka 21.440 unit.
Keberhasilan ini memicu optimisme tinggi bagi manajemen untuk mematok target ambisius. Xiaomi memproyeksikan pengiriman sebanyak 550.000 unit mobil listrik hingga akhir tahun 2026.
Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 30 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2025 yang tercatat di angka 410.000 unit.
Fokus utama perusahaan saat ini adalah menjaga ritme produksi massal sembari memperluas jaringan purnajual demi menjaga loyalitas konsumen.
Kesuksesan Xiaomi tak lepas dari peran sedan listrik SU7 yang tetap menjadi primadona sejak diluncurkan Maret tahun lalu.
Hingga pengujung April, tercatat sekitar 60.000 pesanan telah masuk dengan 26.000 unit di antaranya sudah sampai ke tangan pelanggan.
Di sisi lain, lini SUV Xiaomi YU7 yang menjadi pesaing utama Tesla Model Y juga menunjukkan taji dengan total pengiriman mencapai 231.000 unit dalam kurun waktu 10 bulan terakhir.
Guna memperkuat dominasi, Xiaomi bersiap meluncurkan varian gahar yakni YU7 GT pada akhir Mei mendatang. SUV high-performance ini dibekali dua motor listrik berkekuatan 738 kW atau setara 990 hp.
Dengan kemampuan akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam dua detik dan daya jelajah hingga 705 km (standar CLTC), YU7 GT diprediksi akan dibanderol mulai dari Rp990 juta hingga Rp1,1 miliar.
Ekspansi ini turut didukung oleh kehadiran 495 toko resmi yang telah tersebar di 143 kota.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.