Fakta Nasional

Ledakan SMAN 72: Polisi Ungkap ABH Pelaku Berkarakter Pendiam dan Penyendiri

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kepolisian terus mengusut kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta yang mengakibatkan 96 orang terluka, tiga di antaranya luka berat. Pelaku ledakan adalah seorang Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH). Berdasarkan keterangan saksi…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 29 November 2025 📖 1 menit
Ledakan SMAN 72: Polisi Ungkap ABH Pelaku Berkarakter Pendiam dan Penyendiri
Situasi SMAN 72 Jakarta Dipastikan Kondusif Usai Ledakan, Polisi Imbau Warga Tetap Tenang/(instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Kepolisian terus mengusut kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta yang mengakibatkan 96 orang terluka, tiga di antaranya luka berat. Pelaku ledakan adalah seorang Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH). Berdasarkan keterangan saksi, termasuk ayah dan teman sekolah, penyidik mengungkap profil psikologis pelaku. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, pada Jumat (28/11/2025), menyebut ABH tersebut dikenal sebagai sosok yang pendiam.

Semakin Tertutup Beberapa Bulan Terakhir

Kombes Budi Hermanto menjelaskan bahwa karakter pendiam ABH sudah terlihat sejak kecil, namun semakin menyendiri dan menyibukkan diri sendiri dalam beberapa bulan terakhir. Penyidik telah memeriksa ayah pelaku dua kali dan sejumlah teman sekolah untuk menemukan benang merah karakternya. Polisi masih mendalami latar belakang pelaku.

Dugaan Trauma Perundungan Akan Dikaji

Saat disinggung apakah ABH memiliki riwayat trauma atau menjadi korban perundungan, Budi menyatakan hal tersebut baru dapat dibuktikan setelah pemeriksaan langsung terhadap ABH. Ledakan di sekolah itu diketahui dirancang seorang diri oleh pelaku. Proses penyelidikan akan melibatkan kajian psikologis untuk memahami motif dan kondisi mental pelaku.[dit]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK