Fakta Nasional

Lisa Mariana Akui Terima Aliran Uang Kasus BJB, Ridwan Kamil Ikut Disorot

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB kembali mencuri perhatian publik setelah Lisa Mariana mengaku menerima aliran dana. Dalam pemeriksaan di KPK, ia membenarkan adanya penerimaan uang, meski enggan menyebut…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 25 August 2025 📖 1 menit
Lisa Mariana Akui Terima Aliran Uang Kasus BJB, Ridwan Kamil Ikut Disorot
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB kembali mencuri perhatian publik setelah Lisa Mariana mengaku menerima aliran dana. Dalam pemeriksaan di KPK, ia membenarkan adanya penerimaan uang, meski enggan menyebut jumlahnya.

KPK menyatakan akan memanggil semua pihak yang diduga mengetahui perkara ini, termasuk mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK). Rumah pribadi RK di Bandung bahkan telah digeledah penyidik dan sejumlah kendaraan disita.

Selain terkait kasus hukum, publik menyoroti kedekatan pribadi antara Lisa dan RK. Keduanya bahkan sempat menjalani tes DNA untuk mengklarifikasi status anak Lisa. Hasil tes menyatakan bahwa RK bukan ayah biologis anak tersebut.

Meski demikian, keterkaitan RK dalam kasus korupsi BJB masih menjadi tanda tanya. KPK menegaskan setiap informasi dari saksi akan didalami lebih jauh.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk mantan Dirut Bank BJB, Yuddy Renaldi. Dugaan kerugian negara mencapai Rp222 miliar, dana yang disebut digunakan untuk kebutuhan non-budgeter.

Keterangan Lisa Mariana menjadi titik penting dalam mengungkap konstruksi perkara ini. Publik kini menunggu langkah tegas KPK, termasuk kemungkinan pemanggilan Ridwan Kamil.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK