Fakta Nasional

Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri 1446 Hijriah 2025

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Republik Indonesia kembali menggelar Sidang Isbat sebagai momen penting penetapan awal bulan baru dalam kalender Hijriah. Tahun ini, penentuan 1 Syawal sebagai Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan disiarkan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 30 March 2025 📖 2 menit
Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri 1446 Hijriah 2025
Live Streaming Sidang Isbat Idul Fitri 1446 Hijriah 2025/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Republik Indonesia kembali menggelar Sidang Isbat sebagai momen penting penetapan awal bulan baru dalam kalender Hijriah.

Tahun ini, penentuan 1 Syawal sebagai Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan disiarkan secara live melalui YouTube pada Sabtu, 29 Maret 2025, sore hingga malam hari.

Acara ini digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2/2004, dengan tujuan memberikan kepastian waktu pelaksanaan ibadah bagi umat Islam, seperti puasa Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Sidang Isbat melibatkan berbagai pihak, termasuk ulama, pakar astronomi, serta perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Rangkaian acara dimulai dengan Seminar Posisi Hilal pada pukul 16.30 WIB di kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Kemudian, sidang isbat yang bersifat tertutup dimulai pada pukul 18.45 WIB. Hasil akhir sidang akan diumumkan melalui konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Menurut perhitungan awal, apabila hilal telah terlihat, maka perayaan Idul Fitri akan dilaksanakan keesokan harinya, yakni Minggu, 30 Maret 2025 pagi. Namun, bila hilal belum tampak, maka Lebaran direncanakan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025 pagi.

Jadwal dan Mekanisme Live Streaming

Dalam era digital saat ini, live streaming sidang isbat menjadi salah satu inovasi pemerintah dalam menyampaikan informasi secara transparan kepada publik.

Penggunaan saluran YouTube Bimas Islam dan Kemenag RI memungkinkan masyarakat mengikuti setiap tahapan sidang secara langsung, dari Seminar Posisi Hilal hingga pengumuman hasil sidang.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan kepastian bagi umat Islam, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam menyebarkan syiar Islam serta memperkuat pelayanan keagamaan.

Metode Hisab dan Rukyat dalam Penetapan Syawal

Penetapan awal bulan Syawal dilakukan dengan dua metode, yaitu hisab dan rukyat. Metode hisab merupakan perhitungan astronomi yang memperkirakan posisi dan ketinggian hilal, sedangkan rukyat mengandalkan pengamatan langsung terhadap hilal.

Dalam sidang isbat kali ini, kedua metode tersebut digunakan dengan mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Berdasarkan perhitungan terkini, posisi hilal pada Sabtu, 29 Maret 2025 diperkirakan masih di bawah ufuk, dengan derajat berkisar antara -3 hingga -1, sehingga secara teori hilal tidak mungkin terlihat.

Meskipun demikian, pelaksanaan rukyat tetap dilakukan sebagai bagian dari ajaran Islam dan untuk menjaga nilai syiar keagamaan.

Acara live streaming ini tidak hanya dinantikan oleh para peminat berita keagamaan, tetapi juga oleh seluruh umat Islam yang berharap mendapatkan kepastian terkait perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Keputusan akhir yang akan diumumkan nanti memiliki dampak besar terhadap pelaksanaan ibadah dan tradisi keagamaan di seluruh Indonesia.

Seluruh proses sidang isbat diharapkan berjalan lancar dan memberikan kejelasan yang dibutuhkan umat dalam menyongsong hari yang penuh berkah.[dit]

**


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK