Lulus Ludes dalam Hitungan Jam, LANY Resmi Tambah Hari Konser di Jakarta
FAKTANASIONAL.NET — Antusiasme luar biasa pencinta musik Tanah Air kembali terbukti. Setelah seluruh tiket pertunjukan hari pertama ludes terjual hanya dalam hitungan jam, grup pop-rock asal Amerika Serikat, LANY, mengonfirmasi akan menambah jadwal…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET — Antusiasme luar biasa pencinta musik Tanah Air kembali terbukti. Setelah seluruh tiket pertunjukan hari pertama ludes terjual hanya dalam hitungan jam, grup pop-rock asal Amerika Serikat, LANY, mengonfirmasi akan menambah jadwal konser mereka di Jakarta.
Langkah ini diambil oleh Paul Klein dan Jake Goss guna memberikan kesempatan bagi para penggemar yang belum mendapatkan tiket pada penjualan sebelumnya. Pihak penyelenggara pun terus berkoordinasi intensif agar pelaksanaan konser hari tambahan berjalan maksimal.
"Melihat respons dan antusiasme fans LANY di Indonesia yang sangat masif hingga tiket hari pertama habis terjual dalam waktu singkat, kami bersama pihak manajemen sepakat untuk menambah hari pertunjukan. Langkah ini kami ambil agar semakin banyak penggemar yang bisa merasakan pengalaman menyaksikan penampilan live LANY secara langsung," ungkap pihak Promotor Konser di Jakarta.
Dalam tur kali ini, band yang populer dengan tembang "ILYSB" dan "Malibu Nights" tersebut siap menyuguhkan aksi panggung memukau serta deretan lagu dari album teranyar mereka.
Melalui keterangan resminya, sang vokalis menyuarakan rasa tidak sabarnya untuk kembali menyapa dan bernyanyi bersama para penggemar setia di Indonesia.
"Jakarta selalu memiliki energi yang luar biasa dan menjadi salah satu tempat favorit kami untuk tampil. Kami tidak sabar untuk kembali ke atas panggung, bernyanyi bersama, dan menciptakan momen tak terlupakan bersama kalian semua," tutur Paul Klein.
Penjualan tiket untuk jadwal pertunjukan tambahan akan segera dibuka melalui platform resmi. Pihak penyelenggara pun mengimbau kepada calon penonton untuk hanya membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari risiko penipuan. sak
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.