Fakta Nasional

Massa BEM UI Geruduk Mabes Polri, Tuntut Keadilan bagi Siswa MTsN di Maluku

FAKTANASIONAL.NET – Gelombang protes mewarnai kawasan Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026). Massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi tepat di depan Mabes Polri guna menyuaraka…

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 28 February 2026 📖 1 menit
Massa BEM UI Geruduk Mabes Polri, Tuntut Keadilan bagi Siswa MTsN di Maluku
Aksi demo massa dari BEM UI ke Mabes POLRI tuntut penyelidikan penganiayaan siswa di Maluku transparan. (Dok. detikNews)

FAKTANASIONAL.NET – Gelombang protes mewarnai kawasan Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026).

Massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi tepat di depan Mabes Polri guna menyuarakan tuntutan keadilan atas tewasnya Arianto Tawakkal (14), siswa MTsN 1 Maluku Tenggara.

Fokus utama massa BEM UI adalah mendesak kepolisian untuk melakukan proses hukum yang tegas dan transparan terhadap Bripda Mesias Siahaya.

Anggota Brimob tersebut diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa Arianto.

Baca Juga : Tragedi Tual: Yusril Ihza Mahendra Desak Sanksi Tegas untuk Oknum Brimob

Mahasiswa menilai perlunya akuntabilitas tingkat tinggi agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga, terutama dalam kasus yang melibatkan oknum anggota.

Menariknya, sebelum rombongan BEM UI mencapai titik lokasi, sekelompok massa lain yang mengatasnamakan “Aliansi Mahasiswa Peduli Kepolisian” sudah lebih dulu memadati area.

Berbeda dengan BEM UI, kelompok ini tampil dengan jas almamater beragam warna, mulai dari kuning, biru, hingga hijau.

Dalam aksinya, aliansi ini membentangkan sejumlah spanduk yang menyerukan pesan perdamaian dan kepercayaan pada institusi Polri. Salah satu pesan utama dalam spanduk mereka berbunyi:

“Jaga kondusifitas dan persatuan, Polri sedang menjalankan proses hukum.”

Meski terdapat dua kelompok dengan sudut pandang yang berbeda di satu lokasi, situasi di lapangan dilaporkan tetap terkendali.

Kedua belah pihak menyampaikan aspirasinya secara bergantian dan tertib di bawah pengawalan aparat keamanan.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK