Mazda 6e Setir Kanan Siap Meluncur, Sedan Listrik Premium Ini Tembus Jarak 560 Km
FAKTANASIONAL.NET - Mazda semakin dekat menghadirkan sedan listrik terbarunya, Mazda 6e, ke pasar global. Berdasarkan laporan yang dimuat Moladin pada Kamis (25/6/2026), unit produksi pertama versi setir kanan (RHD) telah terlihat di Thailand, menan…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Mazda semakin dekat menghadirkan sedan listrik terbarunya, Mazda 6e, ke pasar global.
Berdasarkan laporan yang dimuat Moladin pada Kamis (25/6/2026), unit produksi pertama versi setir kanan (RHD) telah terlihat di Thailand, menandakan kesiapan distribusi untuk kawasan Asia Pasifik.
Thailand dan Australia disebut akan menjadi negara pertama yang menerima Mazda 6e mulai Juli 2026. Mobil ini diproduksi di fasilitas Changan-Mazda di Nanjing, China.
Di pasar domestik Negeri Tirai Bambu, model yang sama dipasarkan dengan nama Mazda EZ-6 dan telah diperkenalkan sejak Oktober 2024.
Sementara untuk pasar internasional, Mazda 6e pertama kali diperkenalkan kepada publik dalam ajang Brussels Auto Show 2025 sebelum pengiriman ke Eropa dimulai.
Mazda 6e dibangun menggunakan platform EPA1 milik Changan yang juga digunakan oleh sedan Deepal SL03 dan Deepal L07.
Meski berbagi basis teknis, Mazda mengklaim telah melakukan sejumlah penyetelan agar karakter berkendaranya tetap mengusung filosofi khas “Jinba-Ittai”, yang menitikberatkan pada kesatuan antara pengemudi dan kendaraan.
Salah satu pembaruan utama Mazda 6e adalah penggunaan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 78 kWh hasil pasokan CATL-Changan.
Mazda Australia menyebut baterai terbaru ini menawarkan efisiensi lebih baik, kemampuan pengisian cepat yang meningkat, serta jarak tempuh hingga 560 kilometer dalam kondisi baterai penuh.
Untuk pasar China, Mazda EZ-6 tersedia dalam pilihan baterai LFP 56,1 kWh dan 68,8 kWh dengan daya jelajah masing-masing hingga 480 km dan 600 km berdasarkan standar CLTC.
Sumber tenaganya berasal dari motor listrik tunggal penggerak roda belakang yang menghasilkan tenaga 190 kW atau sekitar 255 hp.
Mazda juga menawarkan varian Extended Range Electric Vehicle (EREV) yang memadukan motor listrik dengan mesin bensin 1,5 liter sebagai penambah jarak tempuh. Namun, opsi tersebut hingga kini masih difokuskan untuk pasar China.
Mazda EZ-6 dibanderol mulai 150.800 yuan atau sekitar Rp399 jutaan di China. Dengan peluncuran yang semakin dekat di Thailand dan Australia, peluang Mazda 6e masuk ke Indonesia pun terbuka.
Kehadirannya berpotensi meramaikan persaingan sedan listrik premium berkat desain fastback modern, penggerak roda belakang, dan daya jelajah yang kompetitif. Informasi ini dihimpun dan diolah dari laporan Moladin.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.