Fakta Nasional

MBG & SPPG Bersinergi: Stabilkan Harga Ayam, Telur, dan Beras Nasional

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia terus menjaga stabilitas harga ayam dan telur di tingkat konsumen melalui kolaborasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kebijakan ini bertujuan menyerap ha…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 June 2025 📖 1 menit
MBG & SPPG Bersinergi: Stabilkan Harga Ayam, Telur, dan Beras Nasional
Menjelang Bulan Puasa Harga Sembako Merangkak Naik

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia terus menjaga stabilitas harga ayam dan telur di tingkat konsumen melalui kolaborasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kebijakan ini bertujuan menyerap hasil peternak rakyat secara optimal serta mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, terutama pelajar.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menegaskan pentingnya business matching antara peternak ayam ras dan SPPG.

“Melalui business matching, pemerintah berharap bisa menyerap hasil peternak rakyat lebih optimal,” ujar Andriko.

Proses dimulai dari pemetaan data peternak dan SPPG di sentra produksi, sehingga distribusi ayam dan telur lebih efisien dan harga di tingkat produsen terkendali.

Selain ayam dan telur, Bapanas juga mengintensifkan program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk beras.

Sepanjang 2025, penyaluran SPHP ditargetkan mencapai 1,318 juta ton, dengan 150.000 ton didistribusikan pada Juni–Juli 2025—terutama di wilayah timur Indonesia yang rawan gejolak harga.

“Penyaluran SPHP akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” kata Andriko saat Rakor Pengendalian Inflasi di Kemendagri.

Kolaborasi MBG, SPPG, dan SPHP membuktikan komitmen pemerintah tidak hanya menjaga harga, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan produksi dan peningkatan kualitas konsumsi masyarakat.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK