Fakta Nasional

Medan Tembus 35,8°C: BMKG Rilis Daftar 20 Wilayah Terpanas di Indonesia Maret 2026

FAKTANASIONAL.NET – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya kenaikan suhu udara yang signifikan di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data pemantauan harian periode 17–18 Maret 2026, s…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 March 2026 📖 2 menit
Medan Tembus 35,8°C: BMKG Rilis Daftar 20 Wilayah Terpanas di Indonesia Maret 2026
/(ilustrasi/@pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya kenaikan suhu udara yang signifikan di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pemantauan harian periode 17–18 Maret 2026, suhu maksimum tercatat menembus angka di atas 34 derajat Celsius, dengan titik tertinggi teramati di Kota Medan, Sumatera Utara.

Fenomena "sumuk" atau panas menyengat ini terpantau merata mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga mencapai daratan Papua.

Medan dan Ciputat Puncaki Daftar Suhu Tertinggi

Stasiun Meteorologi Wilayah I Medan mencatatkan suhu maksimum harian mencapai 35,8 derajat Celsius, menjadikannya wilayah terpanas di Indonesia pada periode ini.

Posisi kedua disusul oleh wilayah Ciputat, Tangerang Selatan (Banten) dengan suhu 35,6 derajat Celsius.

Berikut adalah daftar 5 besar wilayah dengan suhu maksimum tertinggi berdasarkan pengamatan stasiun BMKG:

No Wilayah / Stasiun Meteorologi Provinsi Suhu Maksimum
1 Balai Besar MKG Wilayah I, Medan Sumatera Utara 35,8°C
2 Balai Besar MKG Wilayah II, Ciputat Banten 35,6°C
3 Stamet Maritim Serang Banten 35,4°C
4 Stageof Lampung Utara Lampung 34,9°C
5 Stamet Pangsuma, Kapuas Hulu Kalimantan Barat 34,9°C

Secara total, terdapat lebih dari 20 titik pengamatan yang melaporkan suhu di atas 33,5°C, termasuk Jakarta Timur (Halim Perdana Kusuma) di angka 34,6°C dan Kaimana, Papua Barat di angka 34,4°C.

Pemicu Atmosfer: Menjauhnya MJO dan Melemahnya Monsun

Peningkatan suhu yang dirasakan masyarakat saat ini bukan tanpa alasan. BMKG menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini sangat mendukung pemanasan permukaan bumi akibat minimnya tutupan awan.

Salah satu faktor utama adalah pergerakan Madden-Julian Oscillation (MJO).

Aktivitas gangguan atmosfer yang biasanya membawa massa udara basah ini dilaporkan telah bergerak meninggalkan wilayah Indonesia menuju arah timur.

Akibatnya, pembentukan awan hujan di wilayah bagian barat dan tengah Indonesia, termasuk Jakarta, berkurang drastis sehingga radiasi matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa penghalang.

Selain itu, Monsun Asia yang biasanya membawa angin lembap juga dilaporkan melemah.

Kondisi ini menyebabkan suplai massa udara yang memicu hujan tidak sekuat periode sebelumnya, sehingga cuaca cenderung cerah hingga terik pada siang hari.

Tips Menghadapi Cuaca Panas

Mengingat suhu di beberapa titik telah mendekati 36°C, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dengan langkah-langkah berikut:

  • Hidrasi Cukup: Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.

  • Lindungi Kulit: Gunakan tabir surya (sunscreen) dan pelindung fisik seperti payung atau topi saat beraktivitas di luar ruangan.

  • Pantau Informasi: Selalu cek pembaruan suhu dan indeks UV melalui aplikasi resmi BMKG.

Meskipun suhu di atas 34°C adalah hal yang wajar terjadi saat radiasi matahari dominan, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak mengingat Indonesia masih berada dalam periode transisi musim.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK