Fakta Nasional

MediaTek Dimensity 9500 Resmi Meluncur: Standar Baru AI dan Gaming di Ponsel Flagship!

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - MediaTek kembali menggebrak pasar chipset mobile dengan pengumuman terbarunya, Dimensity 9500. Chipset flagship ini dirancang untuk menetapkan standar baru dalam berbagai aspek, mulai dari kecerdasan buatan (AI) di perangk…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 24 September 2025 📖 1 menit
MediaTek Dimensity 9500 Resmi Meluncur: Standar Baru AI dan Gaming di Ponsel Flagship!
MediaTek Dimensity 9500 Resmi Meluncur: Standar Baru AI dan Gaming di Ponsel Flagship!/(pixabay)

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - MediaTek kembali menggebrak pasar chipset mobile dengan pengumuman terbarunya, Dimensity 9500. Chipset flagship ini dirancang untuk menetapkan standar baru dalam berbagai aspek, mulai dari kecerdasan buatan (AI) di perangkat, performa gaming, hingga efisiensi daya yang luar biasa.

Dengan arsitektur baru, Dimensity 9500 siap menjadi otak bagi ponsel pintar kelas atas di masa mendatang.

Inti dari chipset ini adalah penggunaan CPU Arm generasi terbaru dengan desain 'All Big Core'. Konfigurasi octa-core ini terdiri dari satu inti super Arm C1-Ultra berkecepatan 4.21GHz, tiga inti C1-Premium, dan empat inti C1-Pro.

MediaTek mengklaim peningkatan performa single-core sebesar 32% dan multi-core sebesar 17% dibandingkan pendahulunya, Dimensity 9400. Hebatnya lagi, konsumsi daya saat performa puncak diklaim 55% lebih rendah.

Bagi para gamer, Dimensity 9500 membawa kabar gembira dengan GPU Arm G1-Ultra terbaru. GPU ini menjanjikan peningkatan performa puncak hingga 33% dan efisiensi daya 42% lebih baik.

Kemampuan ray tracing juga ditingkatkan secara masif, dengan unit ray tracing dua kali lebih banyak yang menghasilkan performa 112% lebih cepat. Chipset ini bahkan mendukung game ray tracing hingga 120fps, membuka era baru visual game yang ultra-realistis di perangkat mobile.

Sektor AI menjadi salah satu keunggulan utama Dimensity 9500. Dibekali NPU 990 generasi kesembilan dengan Generative AI Engine 2.0, kemampuan komputasinya dua kali lipat lebih kuat dari sebelumnya.

Chipset ini mampu memproses model bahasa besar (LLM) 3 miliar parameter 100% lebih cepat dan menghasilkan gambar 4K dengan konsumsi daya 56% lebih hemat. Kehadiran arsitektur compute-in-memory yang pertama di kelasnya juga memungkinkan model AI berjalan terus-menerus dengan daya yang sangat rendah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK