Fakta Nasional

Menakar Narasi Gatot Nurmantyo: Kritik atau Upaya Mengusik Stabilitas Negara?

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengenai posisi Polri dalam struktur pemerintahan memicu gelombang kritik. Narasi yang menyebut adanya pembangkangan Kapolri terhadap Presiden Prabowo Subian…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 09 February 2026 📖 1 menit
Menakar Narasi Gatot Nurmantyo: Kritik atau Upaya Mengusik Stabilitas Negara?
Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia/(instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengenai posisi Polri dalam struktur pemerintahan memicu gelombang kritik.

Narasi yang menyebut adanya pembangkangan Kapolri terhadap Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai wacana provokatif yang sengaja diproduksi untuk mengganggu stabilitas keamanan nasional di tengah transisi kepemimpinan yang sedang berjalan.

Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah, Aminullah Siagian, secara tegas menyayangkan klaim Gatot. Menurutnya, tuduhan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melawan perintah Presiden terkait posisi Polri di bawah kementerian adalah informasi yang menyesatkan.

Aminullah menegaskan bahwa berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002, posisi Polri sudah jelas berada langsung di bawah Presiden. Upaya membenturkan dua pimpinan tertinggi negara ini dianggap sebagai manuver berbahaya yang dapat memecah belah kepercayaan publik terhadap institusi vital negara.

Tak hanya Gatot, figur seperti Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie juga disorot karena terus menggulirkan gagasan menempatkan Polri di bawah kementerian.

Aminullah menilai pola ini bukan lagi sekadar debat akademik, melainkan gerakan terstruktur untuk melemahkan legitimasi Polri.

Menanggapi serius hal ini, LBH Gerakan Pemuda Al-Washliyah tengah menyiapkan konstruksi hukum untuk menindak pihak-pihak yang dianggap memprovokasi opini publik demi menjaga marwah negara dari framing negatif yang sistematis.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK