Fakta Nasional

Mendarat di Silangit, Sekjen PDIP Diinstruksikan Megawati Segera Terjunkan BAGUNA dan Relawan Kesehatan ke Lokasi Gempa NTT

​SAMOSIR, FAKTANASIONAL.NET — Ketua bidang Ideologi DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat yang menemani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam agenda partai ke Samosir, Sumatera Utara menuturkan satu kejadian yang menggambarkan betapa kesigapan PDI…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 16 August 2026 📖 3 menit
Mendarat di Silangit, Sekjen PDIP Diinstruksikan Megawati Segera Terjunkan BAGUNA dan Relawan Kesehatan ke Lokasi Gempa NTT
) -->

​SAMOSIR, FAKTANASIONAL.NET — Ketua bidang Ideologi DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat yang menemani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam agenda partai ke Samosir, Sumatera Utara menuturkan satu kejadian yang menggambarkan betapa kesigapan PDIP dalam aksi sosial tanggap darurat.

Baru mendarat di Silangit, kata Djarot, Sekjen PDIP Hasto mendapat telepon dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar secepatnya mengirim pasukan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) dan Relawan Kesehatan ke lokasi gempa bumi di Flores, Nusantara Tenggara Timur (NTT).

"Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto) begitu mendarat langsung menerima arahan dari Ibu Ketua Umum terkait gempa di NTT. Beliau bahkan tidak jadi menikmati kopi, tapi langsung menelpon pengurus DPP dan daerah untuk mengecek laporan serta menggalang bantuan. Inilah tradisi politik kemanusiaan yang konsisten diajarkan oleh PDI Perjuangan. Politik itu bukan sekadar berebut kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan dengan merekayasa aturan, melainkan bagaimana kita hadir secara cepat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan mengurus kemanusiaan," tegas Djarot.

Dijelaskan bahwa Ketum PDIP Megawati meminta BAGUNA dan Relawan Kesehatan sesegera mungkin terjun membantu korban gempa  tektonik berkekuatan magnitudo 7,5 tersebut.

​Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, memang benar dirinya menerima sambungan telepon komando dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk segera mengonsolidasikan bantuan kemanusiaan.

​"Begitu mendarat di Bumi Silangit, saya menerima telepon dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Profesor Dr. Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam dan berdoa bagi seluruh warga Flores yang terkena musibah gempa. Atas instruksi langsung Ibu Ketua Umum, seluruh jajaran PDI Perjuangan segera melakukan langkah-langkah gotong royong turun ke lapangan," ujar Hasto Kristiyanto.

​Menindaklanjuti perintah Ketua Umum tersebut, Hasto menjelaskan bahwa pergerakan armada tanggap bencana PDI Perjuangan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Tri Rismaharini, didampingi Ribka Tjiptaning yang mengoordinasikan tim relawan kesehatan.

​"Hari ini Ibu Tri Rismaharini memimpin langsung operasi BAGUNA di lapangan, didampingi Ibu Ribka Tjiptaning yang mengerahkan seluruh relawan kesehatan. Seluruh jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Nusa Tenggara Timur diinstruksikan segera mengambil langkah darurat mitigasi bencana, mendirikan dapur umum, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang menjadi korban," tegas Hasto.

Lebih lanjut Hasto menegaskan perhatian Megawati juga ditujukan bagi Ibu-ibu dan anak-anak Balita. “Ibu-ibu dan anak-anak Balita memerlukan perhatian khusus. Dari asupan makanan balita, obat-obatan, hingga kebutuhan khusus perempuan. Tidak hanya itu, Ibu Mega sampai menyiapkan daftar khusus kebutuhan tanggap darurat yang langsung diberikan kepada Bu Risma," ujar Hasto.

Hasto mendarat di Silangit untuk selanjutnya melakukan Groundbreaking kantor DPC PDIP Kabupaten Samosir. Ia didampingi Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan agama di Samosir, Hasto mengajak semua peserta silaturahmi untuk hening cipta mendoakan korban gempa NTT.

​Penegasan gerak cepat tersebut turut digaungkan oleh Djarot Saiful Hidayat saat membuka Forum Silaturahmi Kebangsaan di Kabupaten Samosir. Acara ini dilaksanakan usai peletakan batu pertama selesai.

Djarot menceritakan bagaimana Hasto Kristiyanto seketika menunda seluruh agenda santai di bandara demi langsung menginstruksikan jajaran DPP dan DPD untuk menggalang bantuan bencana.

Djarot juga mengulas kembali sejarah pemikiran Bung Karno yang selalu mengambil inspirasi dari rakyat kecil, seperti Mbok Sarinah dan Pak Marhaen, sebagai fondasi lahirnya ajaran Pancasila dan ideologi pembebasan rakyat terpinggirkan (option for and with the poor).

Ia menekankan bahwa keberadaan para tokoh agama dalam forum silaturahmi ini menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita ini satu bangsa. Tidak boleh ada egoisme agama atau etnis. Kita harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain (all for all, one for all). Melalui Silaturahmi Kebangsaan yang kita mulai dari Samosir ini, mari kita perkuat persaudaraan, merawat toleransi, dan terus bergotong royong membela rakyat kecil," ucap Djarot Saiful Hidayat.

​Djarot menambahkan, keberadaan BAGUNA sebagai badan khusus penanggulangan bencana menjadikan PDI Perjuangan selalu siap sedia diterjunkan dalam setiap kondisi darurat di seluruh pelosok Tanah Air, sebagaimana komitmen partai untuk selalu menyatu dan menangis-tertawa bersama rakyat.

Di silaturahmi itu, hadir juga jajaran PDIP Sumatera Utara dipimpin Ketuanya Rapidin Simbolon dan Sekretaris Sutarto. Hasto dan Djarot juga didampingi Johanes Oberlin Tobing, Guntur Romli, dan Aryo Seno Bagaskoro.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK