Fakta Nasional

Mengejutkan! Keponakan Presiden Prabowo, Rahayu Saraswati Resmi Nyatakan Mundur dari DPR

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai legislator. Keputusan ini ia sampaikan melalui sebuah video berdurasi enam menit yang diunggah di akun Instag…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 11 September 2025 📖 1 menit
Mengejutkan! Keponakan Presiden Prabowo, Rahayu Saraswati Resmi Nyatakan Mundur dari DPR
Rahayu Saraswati/net.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai legislator.

Keputusan ini ia sampaikan melalui sebuah video berdurasi enam menit yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @rahayusaraswati, pada Rabu (10/9/2025).

“Dengan ini saya menyatakan mundur sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra,” ujar Saraswati.

Saraswati, yang merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, menjelaskan latar belakang keputusannya. Ia merujuk pada pernyataannya dalam sebuah podcast pada Februari 2025 yang kembali viral pada Agustus lalu. Ucapan tersebut, menurutnya, telah menimbulkan kesalahpahaman serta melukai banyak pihak.

“Meski maksud saya sebenarnya untuk mendorong kewirausahaan di era transformasi digital, saya sadar kata-kata saya menyinggung banyak orang, terutama mereka yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” jelasnya.

Sara menegaskan kesalahan ada sepenuhnya pada dirinya. Ia pun menyampaikan permintaan maaf terbuka sekaligus rasa terima kasih kepada warga Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang telah mempercayainya pada Pemilu 2024.

“Mohon maaf bila selama saya bertugas, ada hal-hal yang mengecewakan,” katanya.

Meski mundur, ia berharap bisa menuntaskan satu agenda legislasi terakhir, yakni pembahasan RUU Kepariwisataan di Komisi VII DPR. Sara juga berjanji menyalurkan sisa dana dapil untuk bantuan kesehatan, pelatihan kewirausahaan, dan pemberdayaan pemuda di wilayah konstituennya.

“Perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik tidak harus dari kursi parlemen. Selama masih ada ketidakadilan, perjuangan harus terus berjalan,” tegasnya.

Di luar parlemen, Saraswati memastikan tetap melanjutkan advokasi isu-isu yang ia perjuangkan, termasuk pemberantasan perdagangan manusia, krisis iklim, energi terbarukan, dan peningkatan keterwakilan perempuan.[Zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK