Fakta Nasional

Mengubah Stigma: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Beban Anggaran

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Seringkali program kesejahteraan rakyat dianggap sebagai beban bagi APBN. Namun, Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi, mematahkan perspektif tersebut dalam kunjungannya ke Surabaya. Ia menilai pembangunan sistem pelayan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 17 February 2026 📖 1 menit
Mengubah Stigma: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Beban Anggaran
BGN(Badan Gizi Nasional/(foto:ilustrasi/fakta)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Seringkali program kesejahteraan rakyat dianggap sebagai beban bagi APBN. Namun, Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Nawardi, mematahkan perspektif tersebut dalam kunjungannya ke Surabaya.

Ia menilai pembangunan sistem pelayanan gizi secara masif oleh Badan Gizi Nasional adalah langkah cerdas untuk mengonversi anggaran menjadi kualitas manusia yang akan menjadi motor penggerak ekonomi di masa depan.

Di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana, BGN mampu bekerja secara maraton untuk memastikan akses gizi merata.

Dengan adanya 23.000 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sistem ini bekerja secara sistematis untuk menjangkau wilayah terpencil.

Nawardi menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya diukur dari angka statistik, tetapi harus tercermin pada kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakatnya.

Dukungan konkret juga diperlihatkan oleh institusi Polri dengan pembangunan 1.179 unit SPPG. Kehadiran infrastruktur ini di lingkungan kepolisian membantu mempercepat distribusi dan memastikan pengawasan program berjalan tepat sasaran.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi sinyal positif bahwa pemerintah serius dalam membangun fondasi sosial yang kuat demi masa depan generasi muda Indonesia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK